Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia harus bisa beradaptasi dalam menghadapi pandemik Covid-19. Mereka harus bisa memaksimalkan berbagai cara baru dalam mengakses pendanaan demi kelangsungan usahanya
“UMKM harus mampu menemukan alternatif pembiayaan agar tak lagi terlalu bergantung kepada insentif pemerintah, maupun permodalan bank konvensional,†ujar pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal kepada wartawan, Minggu (16/8).
UMKM perlu adaptasi dengan sistem online yang tengah menjadi alternatif di era pandemik Covid-19. Akses permodalan secara online perlu ikut dalam pertimbangan alternatif.
“Bila UMKM bergabung dan masuk ke platform usaha digital, terutama bagi yang belum, seharusnya bisa membuat UMKM lebih survive,†sambungnya.
Salah satu alternatif di era saat ini adalah melalui opsi platform pembiayaan berbasis digital, seperti Akulaku Finance Indonesia.
“Tapi perusahaan penyedia layanan keuangan digital yang memanfaatkan momentum ini juga harus menjadi salah satu solusi atas persoalan yang dihadapi oleh UMKM, sehingga mereka dapat bangkit,†tegasnya.
Dia pun mengapresiasi langkah Akulaku Finance yang memberikan restrukturisasi cicilan kepada nasabah. Menurutnya, apa yang dilakukan itu harus menjadi contoh fintech lain. Sebab, permasalahan yang terjadi di kalangan UMKM adalah penurunan kemampuan untuk membayar cicilan, sehingga UMKM butuh restrukturisasi kredit, pembayaran dipermudah, hingga cicilan modal baru.
“Sangat bagus (Akulaku Finance) bila ternyata penerima restrukturnya adalah pelaku UMKM,†tekannya.
Merdeka Tanpa Kemerdekaan
Artikel ini telah tayang di
Rmol.id dengan judul "Merdeka Tanpa Kemerdekaan",
https://rmol.id/read/2020/08/17/448344/Merdeka-Tanpa-Kemerdekaan-.
Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’
Minggu, 08 November 2026 | 04:30
Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi
Minggu, 08 November 2026 | 04:18
Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan
Minggu, 08 November 2026 | 04:00
Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat
Minggu, 08 November 2026 | 03:32
Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar
Minggu, 08 November 2026 | 03:19
Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu
Minggu, 08 November 2026 | 03:00
Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin
Minggu, 08 November 2026 | 02:32
Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo
Minggu, 08 November 2026 | 02:22
Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua
Minggu, 08 November 2026 | 02:04
Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA
Minggu, 08 November 2026 | 01:43
Selengkapnya