Berita

Diskusi daring tentang Ancaman dan Tantangan Pilkada di Tengah Pandemik Corona/Repro

Politik

Ini Analisa Dahlia Umar Soal Plus Minus Pilkada Di Tengah Pandemik Corona

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 | 05:49 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) memiliki plus minus bagi keberlangsungan pemerintah dan pembangunan negara.

Demikian disampaikan Ketua Netfid Indonesia Dahlia Umar saat mengisi diskusi daring tentang "Ancaman dan Tantangan Pilkada Pilkada Serentak di tengah pandemi Covid-19" yang diadakan PMII Komisariat Ibnu Chaldun Jakarta, Minggu (16/8).

Dahlia menjelaskan, beberapa kelebihannya itu antara lain Pilkada dapat memastikan jabatan pemerintahan sesuai masa jabatan. Selain itu, Pilkada dapat menggerakkan roda perekonomian, sehingga agenda pembangunan sosial dan politik berjalan tepat waktu.


"Jika Pilkada tetap dilaksanakan adanya kelangsungan pemerintah sesuai masa jabatan, dapat menggerakkan roda perekonomian, agenda pembangunan, sosial politik tepat waktu dan dapat mengevaluasi kinerja pemerintah pada masa pandemi Covid ini," demikian analisa Dahlia Umar, Minggu (16/8).

Meski demikian, Dahlia mengutarakan bahwa ada kekurangan dari penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemik akan meminimalisir penularan dan fokus menangani bencana non alam berupa wabah Covid-19.

Menurut Dahlia, dengan menunda Pilkada keselamatan dan kesehatan masyarakat dapat dijamin. Selain itu, persiapan dari Pilkada akan semakin matang dan kualitasnya terjamin.

"Kekurangan-kekurangan lainnya juga bisa terjadi adanya potensi penularan bila tidak diimbangi mitigasi pencegahan dan protokol kesehatan yang ketat, butuh persiapan matang dan anggaran yang besar, serta dapat mempengaruhi kualitas pemilu karena adanya physical distancing (membatasi gerak), menciptakan ketidakadilan antar kontestan pertahana dengan penantang," tutup Dahliah.

Dalam acara diskusi daring itu juga dihadiri oleh Ketua Umum PB PMII Agus M. Herlambang dan Kornas JPPR Alwan Ola Riantoby.

Agus M Herlambang memberikan titik tekan terkait dengan potensi pelanggaran saat pelaksanaan Pilkada. Kata Agus, mengingat saat kondisi normal sebelum ada pandemik Covid-19 berbagai pola pelanggaran masih kerap terjadi.

"Ketika sistem bisa berubah namun elitnya tidak berubah, banyak persoalan yang kita hadapi dalam masa pandemi. Terkait isu hak kontestan dimana penyaluran bantuan sosial menjadikan alat terselubung untuk mengkampanyekan calon pertahana," tandas Agus.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya