Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakkan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus Mulyono Herlambang/Net

Politik

Tak Hanya Kritik Dan Tuntutan, PB PMII: KAMI Perlu Nyata Bantu Rakyat

MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 | 01:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemunculan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) diharapkan tak hanya sekadar melontarkan kritik dan tuntutan. Lebih dari itu, KAMI juga harus bisa membantu masyarakat secara nyata terutama dalam menghadapi pandemik Covid-19 ini.

Gerakan masyakarat ini berencana menyampaikan Maklumat Selamatkan Indonesia dengan 8 tuntutan kepada Pemerintah dan Presiden pada Selasa (18/8) mendatang sebagai refleksi keprihatinan kebangsaan.

Menanggapi rencana deklarasi yang diinisiator oleh sejumlah tokoh nasional tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakkan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus Mulyono Herlambang mengatakan, terbentuknya KAMI semoga benar-benar ingin menyelamatkan Indonesia tanpa ditunggangi oleh narasi politik tertentu.


"Tak jadi soal berdeklarasi mengeluarkan maklumat, berkumpul dan berpendapat karena itu hak warga negara yang diatur dalam UUD 1945. Tapi, KAMI perlu bantu rakyat secara nyata, tak hanya kritik dan tuntutan," kata Agus melalui keterangannya, Sabtu (15/8).

Sebab, tambah Agus, dalam kondisi pandemik saat ini bukan waktunya untuk memperkeruh suasana dengan manuver-manuver politik yang membuat kondisi negara semakin buruk.

"Maka, perlu kegotongroyongan secara bersama-sama untuk menghadapi pandemik Covid-19 dan dampak yang diakibatkan dari Covid-19 nantinya," ujarnya.

Deklarasi yang akan dilakukan oleh KAMI di Tugu Proklamasi, memang diatur dalam UUD 1945, di mana setiap orang memiliki hak untuk berkumpul dan bebas mengemukakan pendapat.

"Namun, rasanya kurang pas dan ada yang mengganjal serta terkesan tidak mendidik generasi bangsa jika maklumat serta 8 tuntutan kepada pemerintah dan presiden tersebut dilakukan oleh para tokoh-tokoh nasional, yang seharusnya ikut bersama-sama bergotong royong menghadapi dan menyelesaikan pandemik Covid-19 untuk rakyat Indonesia," tambahnya.

Agus sangat berharap agar KAMI yang digawangi para tokoh intelektual nasional ini tidak hanya mengeluarkan tuntutan semata. Tetapi juga ikut serta secara nyata bersama-sama membantu rakyat menyelesaikan polemik yang diakibatkan oleh pandemik saat ini.

"Karena uluran tangan langsung dari para tokoh-tokoh yang tergabung dalam KAMI ini lebih berpengaruh banyak pada rakyat, dibandingkan dengan sebuah maklumat," tutup Agus.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya