Berita

Penggagas KAMI, Prof. Din Syamsuddin (tengah berbaju putih)/RMOL

Politik

18 Agustus Dari Tugu Proklamasi, KAMI Keluarkan Maklumat Menyelamatkan Indonesia, Dan Serempak Di Berbagai Daerah

SABTU, 15 AGUSTUS 2020 | 15:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah tokoh bangsa seperti Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Din Syamsuddin, Ketua Yayasan Pendidikan Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, ekenom senior Rizal Ramli, dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang tergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), dalam waktu dekat bakal mendekalarasi KAMI.

Selain mereka, ada juga tokoh Rochmat Wahab, Abdullah Hehamahua, Adhie M. Massardi, Ahmad Yani, Refly Harun, Rocky Gerung, Said Didu, Syahganda Nainggolan, Achmad Yani, Chusnul Mariyah, Marwan Batubara, Antony Kurniawan, Ichsanuddin Noorsy, Moh. Jumhur Hidayat, Tamsil Linrung, MS Kaban, Habib Muhsin Alatas, Edwin Sukowati, dan masih banyak lainnya.

Rencananya, deklarasi akan dilangsungkan pada Selasa, 18 Agustus 2020. Pada saat deklarasi nanti, KAMI akan membacakan "Maklumat Menyelamatkan Indonesia" sekaligus memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75.


"Deklarasi KAMI akan dilaksanakan pada hari Selasa 18 Agustus 2020 di Jalan Pegangsaan, Tugu Proklamasi, jam 10 pagi. KAMI akan mengeluarkan Maklumat Menyelamatkan Indonesia," ujar Din Syamsuddin saat jumpa pers Pra Deklrasi KAMI, di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8).

Din Syamsuddin menyatakan, Maklumat Menyelamatkan Indonesia berisi sejumlah tuntutan atas keprihatinan KAMI pada sektor ekonomi, politik, hukum dan HAM, lingkungan hingga SDA, karena telah menyimpang dari cita-cita nasional bangsa Indonesia.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menambahkan, deklarasi KAMI nantinya juga diikuti secara serempak di tiap-tiap daerah di seluruh Indonesia.

"Deklarasi KAMI juga akan serentak di beberapa daerah di tanah air," tegas Din Syamsuddin.

Lebih lanjut, Din Syamsuddin juga menyebut gerakan KAMI terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen rakyat. Dukungan itu berasal dari masyarakat di berbagai daerah hingga dari mancanegara.

"KAMI Sumut, KAMI Sumsel, KAMI Jateng, KAMI Jogjakarta, KAMI Solo, KAMI Semarang, KAMI Jatim, KAMI Jabar, KAMI Kalsel, KAMI Sulsel, KAMI Sulbar, KAMI Kaltim, KAMI Gorontalo. Kemudian, KAMI USA, KAMI Australia, KAMI Swis, KAMI Qatar, KAMI Taiwan," ucapnya.

"Dan mungkin satu dua hari terakhir ini akan bermunculan KAMI-KAMI lain," demikian Din Syamsuddin menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya