Berita

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa anggota Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow, Jerry S. Mokoolang/Net

Politik

Diduga Jadi Timses Pilkades, DKPP Periksa Anggota Bawaslu Bolaang Mongondow

JUMAT, 14 AGUSTUS 2020 | 23:37 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa anggota Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow, Jerry S. Mokoolang dalam sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP).

Pemeriksaan Jerry Mokoolang terkait perkara nomor 69-PKE-DKPP/VII/2020. Dia diperiksa di kantor KPU Sulawesi Utara, Jalan Diponegoro, Kota Manado, Jumat (14/8).

Jerry diadukan oleh tiga orang, yaitu Oslan Laures, Ofriyanto Laures, dan Idil Adha Mamonto.


Dalam pokok aduannya, para pengadu menduga Jerry telah menjadi Tim Sukses (Timses) pada pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Siniyung.

Jerry disebutkan melakukan rapat pemenangan dengan salah satu kandidat pilkades di rumahnya pada 1 November 2019 dan melakukan orasi kampanye di rumah kandidat tersebut pada 13 November 2019.

Selain itu, para teradu juga menyebut Jerry telah menggelar pesta miras di rumahnya sejak siang hingga malam hari pada 5 Januari 2020.

Bersama teman-temannya, Jerry disebut para pengadu melakukan pencegatan motor dan mobil sehingga menimbulkan ketakutan warga sekitar.

Tak hanya itu, teradu juga menghentikan kendaraan berat ekscavator yang sedang beroperasi sambil melempari batu sehingga jatuh korban luka-luka atas nama Junaidi Simbala.

Dalil-dalil di atas pun dibantah oleh Jerry. Kepada majelis, Jerry mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah sekalipun mengikuti rapat sebagaimana yang dimaksudkan oleh para pengadu karena dirinya sama sekali tidak terlibat dalam timses dalam pilkades Desa Siniyung, Kabupaten Bolaang Mongondow.

"Ada tiga kandidat dalam pilkades yang meminta dukungan saya, tapi saya tidak satu pun kandidat yang saya dukung," jelas Jerry.

Permintaan dukungan, kata Jerry, juga dilakukan oleh pengadu I, Oslan Laures, yang kini menjadi Kepala Desa Siniyung.

Jerry juga membantah tudingan yang menyebutkan dirinya menggelar miras di rumahnya pada 5 Januari 2020.

Dia mengisahkan, pada 5 Januari 2020, dirinya memang sempat mengikuti pesta miras, akan tetapi pesta miras tersebut diadakan di rumah temannya, Lucky Herol Massi.

Jerry mengatakan, kedatangannya pun lebih disebabkan rasa tidak enak lantaran diundang oleh Lucky yang datang dari Kota Manado.

Dan dalam pesta tersebut, Jerry pun hanya sedikit mengkonsumsi miras lantaran tidak enak hati kepada Lucky yang telah mengundangnya.

"Saya pulang sore dan sama sekali tidak mabuk. Jadi tidak ada saya pesta miras sampai malam," tuturnya.

Jerry menambahkan, undangan di atas dilontarkan Lucky saat itu secara kebetulan karena dirinya sedang berada di dekat rumah Lucky. Pada 5 Januari 2020, Jerry bersama istri dan anaknya tengah bersilahturahmi ke rumah kerabatnya yang kebetulan sangat dekat dengan rumah Lucky.

Dia menuturkan, silaturahmi ini dilakukan dalam rangka tradisi “baku-baku pasiar” selepas hari raya Natal dan tahun baru.

Selain itu, Jerry juga membantah bahwa dirinya terlibat dalam penganiayaan terhadap Junaidi Simbala karena memang sudah berada di rumah saat sore hari.

"Kalau memang saya terlibat, kenapa tidak dilaporkan ke polisi saja?" ujarnya.

Sidang ini dipimpin oleh Anggota DKPP, Dr. Ida Budhiati, yang bertindak sebagai Ketua majelis.

Ida Budhiati didampingi oleh Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sulawesi Utara, yaitu Meidy Yafeth Tinangon (unsur KPU), Masyke Rinny Liando (unsur Masyarakat), dan Herwyn JH Malonda (unsur Bawaslu).

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya