Berita

Kodam Cendrawasih amankan seorang TNI gadungan/Ist

Pertahanan

Ngaku Anggota Kopassus, Seorang TNI Gadungan Di Papua Ditangkap

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 21:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seorang warga mengaku anggota Kopassus, telah berhasil diamankan oleh anggota Kodam XVII/Cenderawasih, di Perumahan Graha Youtefa, Papua, Kamis (13/8).

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria menerangkan, kejadian tersebut bermula ketika Kapten Inf Hery Setyawan mendapat laporan dari El Arsy warga Perumahan Graha Youtefa Blok C No. 38 Waena bahwa ada seseorang masyarakat yang mengaku dirinya anggota TNI-AD berpangkat Lettu (Kopassus).

Mendengar hal tersebut Kapten Inf Hery Setyawan dan Sertu Aditya Syahputra melakukan koordinasi dengan Kasi Iidik Pomdam XVII/Cenderawasih Kapten Cpm I. D. G. Alit. P. terkait informasi yang didapat.


Selanjutnya Kasi Iidik Pomdam XVII/Cenderawasih memerintahkan anggota Pomdam XVII/Cenderawasih untuk mendampingi Kapten inf Hery dan Sertu Aditya menuju ke lokasi tersebut.

Saat di lokasi yaitu di Perumahan Graha Yotefa Blok C No. 38 Waena, Kapten Inf Hery, Sertu Aditya dan anggota Pomdam XVII/Cenderawasih menemui orang yang mengaku dirinya sebagai anggota TNI.

“Saat diminta identitasnya orang tersebut tidak bisa menunjukkan identitasnya sebagai anggota TNI. Lebih lanjut orang yang mengaku sebagai anggota TNI (Kopassus), pelaku dibawa ke Mako Pomdam XVII/Cenderawasih untuk dimintai keterangan,” ujar Kapendam lewat keterangan persnya, Kamis (13/4).

Dari hasil penangkapan tersebut didapati barang bukti berupa selongsong Munisi Hampa Kal. 5,56 mm sebanyak 31 butir, Pistol jenis Air Sofgun sebanyak 2 pucuk, handphone Vivo warna Silver 1 buah, Handphone Samsung 1 buah, Tas Noken warna Loreng dan warna merah putih 2 buah, Kartu Tanda Anggota BIN 1 buah.

“Setelah dimintai keterangan orang tersebut diserahkan ke Polres jayapura untuk diproses lebih lanjut,” tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya