Berita

Pimpinan MPR RI, Jazilul Fawaid, mendukung pembubaran sejumlah lembaga negara yang dinilai tidak efektif/Net

Politik

13 Lembaga Bakal Dibubarkan Pemerintah, Pimpinan MPR RI: Kok Cuma 13?

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 16:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah, melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, kembali membubarkan sejumlah lembaga negara.

Dikatakan Menpan-RB, Tjahjo Kumolo, pada akhir bulan ini akan ada 13 lembaga yang kembali dibubarkan pemerintah. Hal ini dilakukan sebagai upaya efisiensi anggaran dan efektivitas kementerian/lembaga yang dianggap tumpang tindih.

Namun demikian, pembubaran 13 lembaga negara tersebut dipertanyakan Pimpinan MPR RI, Jazilul Fawaid. Karena, tercatat bakal ada 89 lembaga yang bakal dibubarkan.


“Kok cuma 13? Kan kemaren ada 89? Ya, tentu mungkin ini tahapan awal,” ujar Jazilul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/8).

Jazilul pun tetap mendukung langkah pemerintah dengan menutup sejumlah lembaga guna efisiensi anggaran dan efektivitas kerja.

“Saya dukung penutupan beberapa lembaga sebagai bagian dari sense of crisis. Melakukan perampingan, sehingga anggaran negara bisa efisien,” katanya.

Politikus PKB ini juga meminta pemerintah tidak hanya menutup 13 lembaga saja. Namun juga lembaga atau badan lain yang dianggap tidak efektif.

“Jika ada lembaga-lembaga negara yang lain, yang memang layak untuk ditutup jangan berhenti di 13 lembaga. Lanjutkan saja, supaya sesuai dengan arahan presiden memang ini butuh perahu yang lincah. Jadi birokrasi kelembagaan negara yang dianggap membebani keuangan negara lebih baik ditutup saja,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya