Berita

Fadli Zon usai mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Indonesia/Dok.BPMI

Politik

Dapat Gelar Bintang Mahaputera Nararya, Fadli Zon: Ini Adalah Penghargaan Pada Rakyat

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 13:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gelar bintang mahaputera naraya yang disematkan Presiden Joko Widodo kepada mantan Wakil Ketua DPR Fadli Zon juga dilakukan dalam Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (13/8).

Fadli Zon mengatakan, dia memaknai bentuk penghargaan dari negara tersebut sebagai penghargaan kepada rakyat Indonesia.

"Tentu penghargaan ini menurut saya adalah penghargaan kepada rakyat juga karena kita sama-sama menjaga demokrasi dari Kepala Negara dari Presiden," ujar Fadli saat jumpa pers.


Politisi Partai Gerindra ini menuturkan, semua pihak mempunyai tujuan yang sama dalam bernegara, yaitu merawat dan menjaga Indonesia. Karena itu, sebuah kehormatan bagi lembaga eksutif, legislatif dan yudikatif menerima tanda kehormatan tersebut.

"Saya kira tentu eksekutif legislatif yudikatif dan ini sebuah juga kehormatan karena saya juga dan saudara Fahri dari Pimpinan lembaga tinggi negara DPR yang mewakili rakyat tentu penghargaan. Ini sebetulnya adalah penghargaan untuk rakyat dan lembaga perwakilan rakyat artinya juga untuk demokrasi kita," tutur dia.

Lebih lanjut, Fadli menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Jokowi atas pemberian tanda kehormatan yang juga dianggapnya sebagai pengakuan terhadap demokrasi di Indonesia.

"Jadi kami ucapkan terima kasih atas pengakuan terhadap demokrasi kita, dengan tadi berbagai perbedaan itu sebenarnya adalah potensi kita untuk maju dan tetap kuat melakukan cek and balance," demikian Fadli Zon menutup.

Dalam upacara penganugerahan ini Presiden Jokowi menyematkan tanda jasa dan tanda kehormatan kepada 53 orang.

Upacara penganugerahan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, dengan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara seperti Wakil Presiden Maruf Amin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Juliari P Batubara, hingga Ketua Dewan Pembina Badan Pembinaan Ideologi dan Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya