Berita

Ilustrasi aplikasi Selly/Net

Bisnis

Gojek Kenalkan Aplikasi Selly Untuk Bantu Akselerasi UMKM Di Tengah Pandemik

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 03:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perusahaan teknologi asal Indonesia, Gojek kembali menunjukkan komitmen untuk membantu mengakselerasi pertumbuhan UMKM yang terdampak pandemik Covid-19 dengan meluncurkan situs melajubersamagojek.com dan mengenalkan aplikasi selly.

Dua solusi tersebut diyakini tidak hanya mampu membantu UMKM bertahan di saat pandemik, tapi terus memajukan bisnisnya.

VP of Merchant Marketing Gojek, Diera Yosefina Hartono menjelaskan, aplikasi Selly merupakan salah satu solusi yang ditawarkan Gojek yang dirancang sangat komprehensif untuk memfasilitasi pengusaha UMKM memproses suatu pesanan.


Informasi mengenai solusi lengkap Selly ini, lanjut Diera, dapat diperoleh melalui situs, www.melajubersamagojek.com.

Selly adalah aplikasi keyboard dan dashboard terlengkap yang dapat menjadi andalan para mitra UMKM untuk melayani pelanggan dan mengelola bisnisnya secara online dan moderen.

Solusi keyboard Selly terdiri dari fitur Autotext untuk membuat template seusai kebutuhan, fitur untuk mengecek ongkos kirim secara real time dari berbagai ekspedisi, fitur pengiriman invoice untuk membuat tagihan secara otomatis dengan berbagai pilihan format order, dan fitur pengingat pelanggan.

Sementara itu, solusi dashboard Selly dilengkapi dengan fitur statistik toko yang membantu pengelolaan toko dan pelaporan penjualan dalam satu klik dan fitur asisten penjualan yang membantu mengecek data pelanggan, multi admin, pencetak label pengiriman, pengingat harian hingga pemesanan logistik yang sangat praktis dan mudah.

"Solusi yang ditawarkan Gojek ini akan membantu UMKM untuk go digital. Di Selly, semua kebutuhan pengusaha yang menjual produknya online sudah diakomodasi, yaitu dengan adanya fitur invoicing, order management, jasa pengiriman, autotext, dan keyboard. Solusi ini mempermudah operasional mitra UMKM," jelasnya saat peluncuran inisiatif #melajubersamagojek belum lama ini.

Selain aplikasi Selly, situs www.melajubersamagojek.com juga menyediakan informasi mengenai sejumlah solusi yang memudahkan pelaku UMKM untuk menjalankan usahanya dengan berbasis pada teknologi digital dengan mengunduh antara lain MidTrans Payment Link yang adalah solusi pembayaran paling lengkap untuk usaha online, aplikasi GoBiz untuk manajemen usaha pelaku UMKM (pesan-antar, pengaturan promosi, pembayaran), Moka yang  adalah aplikasi kasir online dan alat pembayaran nontunai, layanan GoSend & GoBox, layanan GoPay, aplikasi GoFood dan GoShop.

Sementara itu, Malik, pengusaha UMKM asal Cirebon, yang turut hadir dalam peluncuran mengaku langsung tertarik menggunakan aplikasi Selly karena berbagai kemudahan yang ditawarkan. Malik yang menjual produk fesyen batik itu sebelum pernah menggunakan aplikasi Moka.

Malik mengakui saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi UMKM seperti dirinya untuk berkecimpung di dunia bisnis online. Apalagi di tengah situasi pandemik seperti saat ini di mana pameran atau bazaar sudah tidak bisa dilakukan lagi, maka berualan online menjadi satu-satunya pilihan.

"Tapi tidak semua UMKM seperti saya ini paham, step by step berbisnis online itu seperti apa. Dengan adanya website ini, saya jadi tahu dan seperti apa tahapannya untuk memulai bisnis online. Saya berharap, UMKM yang sudah terjun di online, bisnisnya dapat berkembang. Tidak hanya produknya dapat dikenal tapi juga dapat memutar roda perekonomian juga," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Lona Ikawati yang merupakan mitra UMKM yang menjual produk maskernya via Instagram mengaku sangat terbantu dengan aplikasi Selly. Lona sendiri sudah menggunakan aplikasi Selly sekitar dua tahun lebih.

"Dulu semua catatan penjualan dari customer, dari autotext, cek ongkos kirim, dilakukan secara manual. Sejak pakai Selly yang cakupannya ongkos kirim, cek label pengiriman, kita juga bisa lacak pengiriman kita sampai mana. Saya merasa brand saya lebih maju karena semua tidak dilakukan secara tradisional, atau pencatatan manual lagi. Alhamdulillah bisnis saya bertahan sampai sekarang," terangnya.

Direktur Utama SMESCO Leonard Theosabrata mengatakan sudah banyak inisiatif yang diberikan pemerintah maupun pihak swasta, seperti Gojek, untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM di situasi pandemik ini.

"Sudah cukup banyak fasilitas yang diberikan. Belum lagi bantuan tunai dari Kementerian Keuangan. Di luar itu seharusnya UMKM memanfaatkan apa yang sudah diberikan ini dan belajar agar mereka naik kelas. Jadi mereka harus ada kemauan juga untuk bangkit,” tuturnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya