Berita

Kick Off Gerakan Bangkit Belajar (GBB) di Gerung Perpustakaan Nasional, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (12/8)/Net

Politik

Muhaimin Luncurkan Gerakan Bangkit Belajar Untuk Antisipasi Ancaman Lost Generation

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 16:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penurunan kualitas pendidikan akibat pandemik Covid-19 merupakan ancaman nyata. Untuk itu, Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar menginisiasi Gerakan Bangkit Belajar (GBB) untuk membantu siswa, guru, maupun wali murid yang kesulitan mengikuti proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemik.

"Ancaman lost generation akibat wabah Covid-19 bukanlah pepesan kosong. Kita semua harus benar-benar mengantisipasi hal ini agar hal itu tidak sampai terjadi. Kasihan generasi kita di masa depan jika mereka tumbuh tampa kompetensi memadai," ujar Muhaimin saat Kick Off GBB, di Gerung Perpustakaan Nasional, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (12/8).

Ketua Umum PKB ini menjelaskan berdasarkan kajian Bank Dunia yang dirilis 18 Juni 2020 bahwa telah terjadi penurunan kualitas pendidikan dari para peserta didik di seluruh dunia akibat virus corona yang mewabah.


Penutupan sekolah telah memicu penurunan nilai ujian rata-rata hingga 25 persen. Pandemik ini juga menurunkan efektifitas tahun sekolah dasar yang dicapai anak-anak dari 7,9 tahun menjadi 7,3 tahun.

"Akibat penutupan sekolah ini banyak anak-anak kita yang gagal mempelajari berbagai materi baru dan melupakan banyak hal yang telah mereka ketahui sebelumnya," katanya.

Hal yang sama, kata Muhaimin juga disuarakan oleh Unicef. Berdasarkan Pernyataan posisi berjudul Covid-19 dan anak-anak di Indonesia pada Mei 2020 menyajikan bukti bahwa virus corona telah secara luas mengganggu kestabilan pendapatan keluarga-keluarga Indonesia. Kondisi tersebut berdampak pada tiga hal penting yakni terganggunya kinerja gizi, pendidikan, dan perlindungan anak.

"Khusus di bidang pendidikan pernyataan posisi Unicef menegaskan jika wabah ini memicu penurunan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang peserta didik akibat menurunnya waktu kualitas belajar," katanya.

Fakta-fakta tersebut, lanjut Muhaimin, harus disikapi secara serius oleh semua pemangku kepentingan di Indonesia. Upaya menyelematkan pendidikan anak-anak Indonesia harus menjadi usaha bersama. Apalagi hingga saat ini berakhirnya masa pandemik di tanah air belum bisa diprediksi.

"Selain langkah-langkah di sektor kesehatan dan pemulihan ekonomi, kita bersama juga harus berkontribusi terhadap upaya menyelamatkan sektor pendidikan di tanah air. Sebab pendidikan merupakan investasi besar bagi masa depan genarasi muda dan bangsa ini," katanya.

Muhaimin menilai GBB hanyalah salah satu upaya untuk membantu mencarikan solusi atas kendala pembelajaran jarak jauh yang dialami oleh peserta didik di Indonesia. Nantinya di setiap Posko GBB akan disediakan wife gratis dan relawan yang akan mendampingi para siswa saat mengikuti PJJ.

"GBB hanyalah salah satu ikhtiar untuk membantu anak-anak di Indonesia untuk tetap mendapatkan hak-hak mereka di bidang pendidikan. Gerakan ini akan bersinergi dengan gerakan lain baik yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun pihak-pihak lain yang ingin berkontribusi terhadap dunia pendidikan di Indonesia selama musim pandemik Covid-19," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya