Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bicara mengenai penanganan Covid-19/Repro

Politik

Singgung Awal Mula Covid-19, Anies: Tunjukkan Langkah Konkret Kalau Pemerintah Serius, Bukan Sekadar Regulasi

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 00:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keseriusan pemerintah dalam penanganan pandemik Covid-19 disoroti Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Menurutnya, keseriusan tersebut tidak tampak dari pemerintah pusat perihal masuknya kasus Covid-19 di wilayah Depok yang mulai masuk pada Maret lalu. Hal itu berbeda dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melakukan langkah konkret dengan menerapkan PSBB di mana pemerintah pusat masih berkutat dengan regulasi.

“Dari tadi kita berbicara mengenai penanganan kasus Covid-19, keseriusan penanganan kasus Covid-19. Saya ingin tengok ke belakang, pada awal Maret lalu, awal mula ditemukan kasus, dua minggu setelah itu kita tutup, bulan April kira lakukan PSBB,” ujar Anies Baswedan dalam acara ILC TVOne, Selasa (11/8).


Menurutnya, keseriusan pemerintah harusnya dicontohkan dengan langkah konkret penanganan Covid-19, bukan hanya memikirkan sejumlah regulasi yang justru memperlambat penanganan.

“Strategi besarnya itu. Kalau pemerintah serius, maka ditunjukkan dengan langkah konkret, bukan regulasi,” katanya.

Mantan Mendikbud ini menerapkan tiga T sebagai strategi untuk mengungkap kasus Covid-19 di wilayah DKI Jakarta guna percepatan penanganan wabah virus dari Wuhan China tersebut.

“Kami menyebutnya Tiga T, Testing, Tracing, dan Treatment. Kita lakukan tiga hal itu sebagai langkah serius kita menangani Covid-19,” tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya