Berita

Bendera Iran/Net

Dunia

Jadi Agen Mossad Hingga MI6, Lima Warga Iran Diseret Ke Pengadilan

SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 17:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Isu spionase kembali muncul di Iran. Pihak berwenang menangkap lima warga Iran yang kedapatan menjadi agen mata-mata asing, di antaranya untuk Inggris, Jerman, dan Israel.

Jurubicara Pengadilan, Gholamhossein Esmaili dalam konferensi pers virtual pada Selasa (11/8) mengatakan, dua di antara mereka dijatuhi hukuman penjara.

"Dalam beberapa bulan terakhir, lima orang Iran yang menjadi mata-mata untuk badan intelijen asing telah ditangkap," ungkap Esmaili seperti dilaporkan Reuters.


Esmaili menuturkan, salah seorang mata-mata tersebut bernama Shahram Shirkhani. Ia menjadi agen mata-mata dinas intelijen Inggris dan mencoba untuk merekrut pejabat Iran agar bisa bekerjasama dengan MI6.

Shirkhani juga membocorkan informasi rahasia mengenai Bank Sentral Iran dan kontrak Kementerian Pertahanan.

Atas kejahatannya tersebut, ia mendapatkan hukuman penjara.

Selanjutnya merupakan seorang sekretaris jenderal asosiasi persahabatan Iran-Austria, Masoud Mosaheb.

Mosaheb divonis 10 tahun penjara karena menjadi agen mata-mata Israel Mossad dan dinas intelijen Jerman.

Sementara itu, tiga orang lainnya tidak diberikan rincian lebih lanjut.

Bulan lalu, pihak berwenang Iran sudah mengeksekusi seorang warganya bernama Mahmoud Mousavi-Majd yang telah menjadi agen mata-mata Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Mousavi-Majd ditangkap pada 2018 setelah kedapatan memata-matai mantan Komandan Pasukan Elite Quds dari Garda Revolusi Iran (IRGC), Mayjen Qassem Soleimani.

Kendati begitu, aksinya tersebut tidak terkait dengan serangan udara AS yang menewaskan Soleimani pada awal tahun ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya