Berita

Anggota Komisi XI DPR RI, Hendrawan Supratikno/Net

Politik

Minus 2 Hingga 0 Persen, Prediksi Hendrawan Soal Pertumbuhan Ekonomi Pada Triwulan III

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 12:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang merosot drastis pada triwulan II 2020, membuat banyak orang pesimistis bisa bangkit pad triwulan berikutnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan kedua pertumbuhan ekonomi nasional ambruk di angka -5,34 persen akibat dihantam pandemik Covid-19.

Sejumlah pengamat ekonomi memprediksi pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada triwulan III nanti masih tetap melemah.


Namun demikian, anggota Komisi XI DPR RI, Hendrawan Supratikno, memprediksi ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga nanti akan sedikit membaik, meski belum maksimal.

“Saya juga memperkirakan begitu, kalau saya minus dua persen hingga nol persen,” ujar Hendrawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/8).

“Sehingga nanti kuartal IV atau triwulan keempat, biasanya anggaran rutin pemerintah berjalan cepat, itu baru positif tapi sedikit ya,” imbuhnya.

Menurutnya, jika pemerintah mampu menyerap anggaran secara maksimal, maka pada triwulan ketiga ekonomi akan tumbuh positif. Namun, jika sebaliknya, maka tidak menutup kemungkinan pertumbuhan ekonomi masih berada di angka minus.

“Gini, kalau selama kuartal ketiga ini penggunaan anggaran berjalan efektif, tentu kita duga sudah plus sedikit sekali ya di triwulan ketiga. Kalau tidak, proses akselerasinya tidak ndelak-ndelik, triwulan ketiga ini masih minus lagi, meski minusnya mendekati nol ya,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya