Berita

Menteri BUMN Erick Thohir dan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa/Net

Publika

TNI Dan Proyek Corona

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 10:52 WIB

SEDIH melihat TNI diberi bagian proyek corona melalui Inpres 6/2020 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Fungsi TNI mengalami "pergeseran" dari yang ditentukan UU 34/2004 tentang TNI.

Dalam Inpres 6/2020 TNI bertugas melakukan pengawasan, patroli, dan pembinaan.


Hal ini bertentangan dengan peran TNI menurut UU 34/2004 yaitu "TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara" (Pasal 5).

Dalam Pasal 7 memang TNI berfungsi untuk membantu pemerintah daerah dan Polri (ayat 2 butir 9 dan10), namun perlu dipahami posisi dan fungsi TNI hanya bersifat membantu saja.

Masalah Covid-19 ternyata erat dengan proyek penganggaran yang "bebas hukum" sebagaimana dimaksud oleh Perppu 1/2020 yang telah menjadi UU 2/2020.

Covid ini bisa jadi lahan basah di tengah musibah. Inilah yang dikhawatirkan rakyat.

Kita semua tahu Ketetapan MPR No. VI tahun 2000 memisahkan TNI dengan Polri. Polri telah berlari kencang difasilitasi kebijakan politik pemerintah (bukan politik negara) sehingga ia menempati banyak posisi dan jabatan strategis.

Pengamat menyebut "multi fungsi Polri". Sementara TNI masih terbatas dan fokus pada "pertahanan".

Dalam konteks ini Inpres 6/2020 yang memberi porsi besar pada TNI atau sekurangnya sama dengan Polri untuk melakukan pengawasan, patroli, dan pembinaan berkenaan Covid-19 harus diwaspadai sebagai pembagian lahan untuk "optimalisasi" dana Covid-19 yang "bebas hukum" tersebut.

Moga TNI tidak masuk dalam "budget trap" akibat dari keterlibatan penanganan Covid-19 sebagaimana diatur dalam Inpres 6/2000 tersebut.

Terlalu "merendahkan" institusi jika ternyata KSAD hanya menjadi wakil dari Erick Thohir, di samping ironi sekali di tengah kebijakan pelonggaran PSBB justru terbangun kesan "militerisasi".
 
Di sisi lain persoalan penegakkan hukum atas pelanggaran protokol itu adalah kompetensi pemerintah daerah atau Polri bukan TNI, karenanya TNI tetap harus hati-hati dalam menjaga marwah dan kedudukannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, khususnya UU TNI.

Jangan sampai muncul dugaan TNI sebenarnya sedang "dimanfaatkan" saja.

Keterlibatan aktif TNI dalam peningkatan kedisiplinan dan penegakan hukum untuk pandemik Covid-19 sangat dipaksakan. Tidak pas.

M. Rizal Fadillah
Pemerhati politik dan kebijakan publik.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya