Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

79 Persen Publik Yakin Jokowi Bisa Bawa Indonesia Keluar Dari Krisis

MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 | 18:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kebanyakan publik atau 79 persen responden survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) percaya Presiden Joko Widodo bisa membawa Indonesia keluar dari krisis Covid-19.

“Hanya sekitar 20 persen yang menyatakan tidak percaya,” ujar Manajer Program SMRC, Saidiman Ahmad, dalam presentasi survei nasional SMRC bertajuk “Ekonomi Covid-19 dan Persepsi Publik Tentang Investasi Dari Luar Negeri”, Minggu (9/8).

Saidman menuturkan, dengan adanya survei ini menunjukkan kenaikan stabil dukungan terhadap Presiden Jokowi dalam tiga bulan terakhir.


Pada survei 20-22 Mei, tingkat kepercayaan pada kemampuan Presiden Jokowi menangani krisis ekonomi sempat turun menjadi 69 persen. Namun setelah itu secara perlahan tingkat kepercayaan tersebut terus menaik.

“Ini adalah modal penting bagi Presiden Jokowi. Terutama karena warga menilai ekonomi Indonesia terus memburuk,” imbuhnya.

Hanya saja, dari survei itu juga menunjukkan 87 persen masyarakat menganggap kondisi ekonomi nasional saat ini lebih buruk dibandingkan tahun lalu.

Padahal di akhir Juni, persentase warga yang menganggap kondisi ekonomi lebih buruk adalah 72 persen.

Survei ini dilakukan selama 29 Juli hingga 1 Agustus yang diikuti oleh 1.203 responden yang dipilih secara acak. Responden dipilih dengan catatan berusia 17 tahun ke atas, memiliki telepon dari 34 provinsi.

Margin of error survei yang dipakai plus minus 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya