Berita

Video viral tentang bocah perempuan disuruh minum miras/Net

Politik

Viral Bocah Perempuan Disuruh Minum Miras, Aktivis ProDEM: Orang Tuanya Layak Dipenjara

MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jagat media sosial dihebohkan dengan video berdurasi 30 detik yang menampilkan seorang perempuan dewasa diduga menyuruh bocah perempuan untuk meminum minuman keras (miras).

Video ini diunggah di akun Instagram Story @sabila_alharby. Tampak dalam video itu seorang bocah memegang botol minuman yang mirip Anggur Merah Cap Orang Tua.

"Minum col, mabuk kita," kata wanita dewasa dalam video tersebut.


Video lainnya menunjukkan bocah perempuan itu duduk di pangkuan seorang pria yang sedang merokok dengan memeluk botol miras.

Video itu pun sontak menuai hujatan dari banyak warganet. Mereka menyesalkan tindakan orang dewasa yang membiarkan anak kecil berdekatan dengan minuman keras.

Bahkan aktivis dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Adamsyah Wahab alias Don Adam mengaku geram dan meminta agar orang dewasa dalam video tersebut segera ditangkap oleh pihak kepolisian.

"Orang tuanya layak dipenjara dan anaknya diserahkan ke Dinas Sosial. Ada yang bisa mengawal ini?" ujarnya lewat akun Twitter pribadinya, Minggu (9/8).

Belakang perempuan dalam video tersebut membuat video klarifikasi bahwa sang anak tidak ikut minum minuman keras. Perempuan itu juga meminta permohonan maaf kepada warganet atas tindakan yang dilakukan. Namun warganet tetap minta agar polisi menindak pelaku agar menimbulkan efek jera. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya