Berita

Presiden Joko Widodo/Setneg.go.id

Politik

Atasi Dampak Pandemi, Presiden: Tinggalkan Cara Lama dan Lahirkan Lompatan Kemajuan

MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 | 12:02 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Tidak sedikit negara di dunia yang tengah menghadapi ketidakpastian akibat  pandemi Covid-19. Hingga saat ini, lebih dari 18 juta penduduk dunia telah terinfeksi Covid-19. Sementara perekonomian global mengalami penurunan yang dalam.

Di tengah situasi tersebut, bangsa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa pejuang harus mampu mengatasi persoalan tersebut dengan kemampuan sendiri. Persoalan yang juga dihadapi oleh setidaknya 215 negara di dunia harus dapat dijadikan momentum bagi transformasi kemajuan bangsa.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan secara virtual pada Kongres Partai Gerindra, Sabtu kemarin (8/8).


"Kita tidak cukup keluar dari krisis, tapi inilah momentum, inilah saatnya kita untuk melakukan transformasi. Meninggalkan cara-cara lama, membangkitkan kekuatan sendiri, serta melakukan lompatan-lompatan kemajuan," kata Presiden Jseperti dikutip dari Laman Setneg.go.id.

Persoalan kesehatan dan ekonomi yang tengah dihadapi ini memberi banyak pelajaran berharga bagi kita. Terhadap segala kekurangan yang ada, maka kita perbaiki. Terhadap segala sesuatu yang masih berjalan lamban, maka harus kita percepat.

Presiden meyakini bahwa bangsa Indonesia memiliki kemampuan dan modal dasar yang sangat kuat untuk berdiri di atas kaki sendiri dan mengatasi persoalan tersebut secara bersama-sama. Jumlah penduduk yang sangat besar serta penduduk dengan usia produktif yang juga besar menjadi sebuah kekuatan produktif negara yang harus dimanfaatkan.

"Saatnya kita melihat apa saja yang menjadi kekuatan negara kita untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan itu," kata Presiden.

Namun, di saat yang sama, Kepala Negara mengatakan bahwa kita juga harus memahami bahwa kemampuan kita untuk bertahan dan keluar dari persoalan kesehatan serta ekonomi itu amat bergantung pada perjuangan yang kita lakukan sendiri.

"Kita harus mampu mengatasi persoalan kita sendiri, dengan cara dan kemampuan kita sendiri untuk mencapai kepentingan nasional dan mewujudkan tujuan besar bangsa kita. Semangat inilah yang harus kita terus gelorakan saat kita menghadapi situasi yang sangat sulit ini," kata Presiden.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya