Berita

Tanaman kopi di Kabupaten Karo yang tertutup abu vulkanik hasil erupsi Sinabung/RMOLSumut

Nusantara

Sinabung Kembali Erupsi, Warga Kabupaten Karo Dilanda Trauma

MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 | 02:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Erupsi Gunung Sinabung pada Sabtu kemarin (8/8) melahirkan kecemasan tersendiri bagi warga di Kabupaten Karo. Mereka berharap, erupsi kali ini tak seintens erupsi pada 2018 lalu.

Akibat erusi Sinabung,ratusan hektar tanaman warga di Kabupaten Karo kini tertutup abu vukanik. Tanaman seperti kopi dan sayuran yang tertutup abu ini berada di perladangan warga di beberapa kecamatan. Seperti Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Berastagi, Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Payung, dan Kecamatan Merdeka.

“Sekitar pukul 02.00 WIB masyarakat di bawah kaki Sinabung keluar melihat erupsi dan banyak juga masyarakat yang takut dan trauma. Pasalnya, sejak 2018 lalu terakhir erupsi dan ini kembali lagi erupsi,” kata seorang warga, Imam Syukri Syah Tarigan, dilansir Kantor Berita RMOLSumut.


Imam mengatakan, saat ini masyarakat takut untuk ke ladang dan keluar rumah. Sebagian masyarakat juga saat ini lebih berdiam di rumah.

“Mereka takut, erupsi ini akan terjadi kembali seperti di 2014 hingga 2018 lalu yang mengakibatkan rumah dan ladang hancur dan masyarakat kembali mengungsi. Karena saat ini, mereka masih trauma dan saat ini cuaca di Gunung Sinabung mendung,” ucapnya.

Untuk diketahui, erupsi Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo kembali terjadi pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 01.58 WIB dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 2.000 meter di atas puncak (lebih kurang 4.460 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi lebih kurang 1 jam 44 detik.

Saat ini, Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, di dalam radius radial 3 Km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 Km untuk sektor Selatan-Timur dan 4 km untuk sektor Timur-Utara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya