Berita

KLB Partai Gerindra/Repro

Politik

Kelakar Prabowo: Biasanya Yang Idealis Itu Penuh Cita-cita, Tapi Rata-rata Isi Tas Agak Kurang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 | 18:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kader Partai Gerindra terdiri dari banyak aktivis dan pejuang politik yang idealis hingga menorehkan prestasi gemilang di kancah politik. Sejak Pemilu 2014 partai Gerindra menempati posisi tiga besar hingga kini ada posisi kedua.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat mengisi sambutannya di arena KLB Gerindra, di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ada Sabtu (8/8).

"Lumayan juga sebagai partai pendatang, kita bisa menjadi partai ketiga di 2014 dan sekarang kita jadi partai kedua secara perolehan suara. Mungkin karena partai kita terdiri dari aktivis-aktivis, pejuang politik yang idealis," ujar Prabowo Subianto.


Namun begitu, lanjut Prabowo, dengan bekal kader partai Gerindra yang berlatar aktivis dan pejuang politik idealis ini biasanya memiliki spirit juang yang tinggi untuk mencapai cita-citanya.

"Biasanya yang idealis itu penuh cita-cita, tapi rata rata isi tas agak kurang," kelakar Prabowo disambut tawa peserta KLB Gerindra.

"Dan (yang) ketawa itu menandakan sodara-sodara pejuang politik yang berani. Ini menjadikan kita bisa berjalan dengan tegak, apapun terjadi kita tahu di hati kita bahwa berjuang dengan sungguh sungguh untuk raya dan kebesaran bangsa kita, kemudian partai gerindra juga berhasil menempuh kader-kader terbaiknya," sambungnya.

Lebih lanjut, Menteri Pertahanan (Menhan) itu menagatakan bahwa dengan capaian partai Gerindra saat ini tidak lantas berhenti berjuang untuk partai dan rakyat Indonesia.  

"Mungkin kalau kita lebih piawai lagi, kalau kita lebih lihai lagi, kalau kita silatnya lebih indah lagi, mungkin suara bisa lebih," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya