Berita

KLB Partai Gerindra kukuhkan Prabowo Subianto Ketum Partai Gerindra hingga 2025/Repro

Politik

Bangga Sudah 12 Tahun Gerindra Berdiri, Prabowo: Jangan Ada Yang Ragukan Demokrasi Partai Ini!

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 | 17:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rasa bangga menyelimuti Ketua Umum terpilih Partai Gerindra hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Prabowo Subianto.

Pasalnya, sudah genap 12 tahun Partai Gerindra berdiri dan masih eksis hingga saat ini meskipun pernah mengalami jatuh bangun.

Hal itu diungkapkan Prabowo Subianto dalam sambutannya di arena KLB Gerindra, di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ada Sabtu (8/8).


"Saudara-saudara sekalian, saya katakan saya merasa bangga. Boleh juga ya Gerindra ini. Kalau saya lihat tampang kalian, 12 tahun yang lalu kita diremehkan, dulu ada yang bilang, Gerindra, Gerinda, ya kan," ucap Prabowo Subianto.

"Tapi dengan semangat tidak mengenal menyerah, semangat kegembiraan dan optimisme kita jalan terus. Dihadang, bangkit. Dijatuhkan, bangkit. Dikecewakan, senyum. Dihina malah kita tenang," sambungnya mengenang.

Menteri Pertahanan (Menhan) ini menyatakan bahwa rasa bangganya itu tidak lantas untuk menyombongkan diri.

Sebab, prestasi yang ditorehkan Gerindra selama 12 tahun ini cukup membanggakan dirinya.

"Saudara-saudara sekalian, karena prestasi yang kita alami bersama, bukan untuk kita sombong, tidak," tegasnya.

Atas dasar itu, Prabowo menegaskan, pihaknya tidak ingin lagi yang meragukan komitmen partainya terhadap demokrasi di tanah air. Meskipun, saat menggelar kongres dengan terbatas dan alakadarnya.

"Jangan ada yang meragukan semangat demokrasi partai ini. Kalau kita melaksanakan Kongres dengan singkat, dengan efesien, dengan tidak bertele-tele, tidak berarti bahwa kita menyerah, tidak mendengar dan tidak menghormati aspirasi dari bawah," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya