Berita

Geisz Chalifah/Net

Publika

Mereka Berteriak Dan Mempolitisasi Soal Reklamasi, Kita (Ancol) Memikirkan Kemanusiaan Di Saat Pandemik

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 09:22 WIB

DALAM sebuah forum diskusi di ILC ketika diberi kesempatan berbicara maka awal kalimat saya menyatakan bahwa: Kami di Ancol tidak memikirkannya, tak menjadi beban pemikiran. Karena di saat saat seperti ini yang kita pikirkan adalah, masyarakat di sekitar Ancol yang terdampak oleh pandemik.

Reklamasi lebih besar isu politiknya ketimbang subtansi. Bukan sebab dan  tujuan dari reklamasi yang mereka pertentangkan, tapi lebih pada persoalan kepentingan bagi para peneriaknya dan reklamasi menjadi dalihnya.   

Dijelaskan dengan sedetail apapun tak akan masuk di kepala mereka. Karena persoalan utamanya adalah bukan reklamasi Ancol yang dibutuhkan untuk menampung hasil pengerukan sungai dan waduk di Jakarta, tapi hanya sekedar dijadikan kesempatan untuk mendelegitimasi Anies Baswedan.


Sudah lama kita faham apa dan bagaimana di balik setiap kejadian. Gorengan dengan cara yang sama dan para pemainnya dengan beragam kepentingan di baliknya yang juga kita faham.

Oleh karenanya di forum tersebut dengan gamblang saya nyatakan secara terbuka. Isu reklamasi tak menjadi beban sama sekali, tapi bagaimana memikirkan situasi masyarakat di sekitar Ancol di tengah pandemik, maka situasi seperti itulah yang menjadi fokus kita para teman-teman Ancol.

Program tebar kebaikan 10 ribu boks makanan adalah yang kesekian kalinya dilakukan dengan beragam format.

Menyusuri rel dan kampung-kampung kumuh di wilayah sekitar sambil memberi bantuan yang tentu saja tak bisa menuntaskan masalah yang dihadapi mereka. Tapi setidaknya beban itu sedikit banyak kami tanggung dan sudah beberapa kali dilakukan.

Ancol ada di antara mereka yang sedang berada dalam keterpurukan. Ancol ada bersama mereka saudara kita yang sedang mengalami keterbatasan ekonomi.

Silakan berdemo, silakan berteriak sekeras-kerasnya, silakan menjadikan reklamasi menjadi isu politik yang sama sekali tak bersentuhan dengan situasi pandemik.

Namun kita tetap akan fokus pada: Berada di tengah mereka yang sedang kesulitan. Jauh lebih bermakna melakukan sesuatu kepada masyarakat sekitar, ketimbang berdebat yang tak akan pernah ada ujungnya terlebih dengan beragam kepentingan di baliknya. Yang ketika berhadapan dalam diskusi lalu lunglai dengan data yang ngawur dan hanya bermodal asumsi.

Karena Ancol dikelola dengan hati, bukan sekadar menghitung angka.

Geisz Chalifah

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya