Berita

Helikopter militer menyiramkan air untuk meredam panas di lokasi ledakan di pelabuhan Beirut, Kamis 5 Agustus/Net

Dunia

Hilang Terlempar Ke Laut Selama 30 Jam, Pria Di Beirut Dikabarkan Masih Hidup, Keluarga Belum Bisa Melacak Keberadaannya

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 06:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pria yang dinyatakan hilang setelah ledakan dahyat di Beirut akhirnya ditemukan. Ayah dua anak ini diselamatkan oleh tim pencarian korban saat tengah terapung di laut pada Kamis setelah hilang selama hampir 30 jam.

Sebelum ledakan, Amine Al Zahid tengah berada di dekat pelabuhan Beirut. Ia terlempar ke laut begitu ledakan besar terjadi. Pria berusia 42 tahun dari daerah Beirut Tareek Al Jdeede itu ditemukan pada Kamis pagi oleh angkatan laut Lebanon dalam keadaan terluka.

“Sepuluh menit sebelum ledakan besar yang kedua, dia sempat mengirimi saya foto api yang berasal dari ledakan pertama. Penjuru Kota Beirut terguncang oleh ledakan, dan begitu juga kami. Setelah ledakan kedua, dia menghilang. Kami mencarinya berjam-jam,” kata saudara laki-laki Amine Al Zahid, Mohammad Zahid, kepada TN, Kamis (6/8).


Al Zahid bekerja sebagai manajer untuk sebuah perusahaan yang berbasis di pelabuhan Beirut.

Putus asa mendapatkan informasi keberadaan Amine, Mohammad segera memposting foto Amine dan detail kontak mereka di media sosial, di antara ratusan gambar lain dari orang-orang yang juga mencari keberadaan sanak saudaranya.

Kabar akhirnya tiba, keluarga tersebut diberi tahu bahwa Amine telah dijemput oleh pelaut Angkatan Darat Lebanon pada pukul 4 pagi dan diserahkan ke Pertahanan Sipil.

Mohammad menunggu di pintu masuk pelabuhan untuk mendapatkan informasi. Ia memeriksa ke Palang Merah Lebanon dan Pertahanan Sipil Lebanon, yang telah mengkonfirmasi bahwa saudaranya masih hidup, tetapi sejauh ini dia tidak dapat melacak di rumah sakit mana dia berada.

Beberapa rumah sakit telah dihubungi tetapi keberadaan Amine tudak ditemukan. Rumah sakit lapangan yang didirikan di bandara Beirut mengatakan Amine juga tidak dirawat di sana.

Kabar bahwa Amine masih hidup cukup melegakan, tetapi sampai saat ini keluarga belum berhasil mengetahui Amine dirawat di mana.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya