Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Nusantara

Jakarta Kota Paling Demokratis, Politisi Demokrat: Anies Baswedan Pemimpin Yang Merajut Tenun Kebangsaan

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 19:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kolaborasi adalah kunci keberhasilan sebuah kota mencapai tujuan berdemokrasi dalam berbangsa dan bernegara.

Demikian yang disampaikan politisi Partai Demokrat Taufik Rendusara terkait DKI Jakarta yang dinobatkan sebagai provinsi paling demokratis se-Indonesia
berdasarkan data Indeks Demokrasi (IDI) 2019 oleh Badan Pusat Statistik (BPS)

Menurutnya, Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan telah membuktikan keberhasilan kolaborasi pembangunan yang inklusif. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang diraih.

Menurutnya, Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan telah membuktikan keberhasilan kolaborasi pembangunan yang inklusif. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang diraih.

"Mas Gubernur Anies Baswedan adalah pemimpin yang merajut tenun kebangsaan bukan yang merobek untuk kekuasaan," ungkapnya saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, pada Kamis (6/8).

Mengutip pernyataan Anies Baswedan, Taufik mengatakan, bahwa republik ini didirikan tidak untuk melindungi kaum minoritas maupun mayoritas. Tetapi untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia.

"Jadi sangat wajar bila DKI Jakarta mendapatkan nilai tertinggi sepanjang sejarah sebagai kota yang Demokratis," tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Indeks Demokrasi 2019 yang dirilis oleh BPS, Jakarta dinobatkan sebagai Provinsi paling demokratis se-Indonesia dengan capaian skor 88,29 atau dalam kategori kinerja baik.

Angka tersebut meningkat 3,21 poin dari tahun 2018 yang sebesar 85,08. Angka ini juga sekaligus memecahkan rekor angka IDI tertinggi selama 11 tahun perhitungannya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya