Berita

Pasien Covid-19 jatuh dari ruang isolasi/Ist

Nusantara

Pasien Corona Meninggal Karena Melompat Dari Ruang Isolasi RS Royal Prima Medan

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 05:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Seorang pasien dengan konfirmasi positif terjangkit virus corona baru (Covid-19) tewas setelah melompat dari lantai 12 RS Royal Prima, Medan, Rabu (5/8).

Belum diketahui penyebabnya, namun pihak kepolisian yang menerima informasi ini terpaksa melakukan evakuasi pasien yang disebut berinisial MAH (39), warga Jalan Lampu, Medan tersebut dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) standar covid-19.

Hal ini membuat proses evakuasi dilakukan sekaligus melakukan olah TKP berlangsung lama.


Jurubicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr Aris Yudhariansyah membenarkan pasien tersebut merupakan pasien Covid-19 yang sedang diisolasi.

“Benar, pasiennya perempuan dan warga Medan. Dia telah 11 hari dirawat dengan konfirmasi Covid-19. Padahal tiga hari lagi sudah selesai masa isolasinya,” kata Aris seperti dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Soal kondisi ruang isolasi, Aris mengatakan bahwa tempatnya memenuhi standart. Jendela tempat pasien melompat bahkan berukuran kecil sehingga dipastikan pasien yang tidak dalam kondisi baik akan sulit melewatinya.

“Berarti itu kan sehat. Tapi sejauh ini, kita belum tahu penyebab pastinya pasien sampai melompat,” pungkasnya.

Sejauh ini belum ada keterangan dari pihak RS Royal Prima atas insiden tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya