Berita

Gubernru jabar, Ridwan Kamil/Net

Nusantara

Vaksin Covid-19 Diprediksi Baru Tersedia Awal Tahun Depan

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 04:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Masyarakat Jawa Barat diperkirakan baru akan menerima vaksin Covid-19 tahun depan. Tepatnya antara Januari hingga Februari 2021.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil usai melakukan rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota dan Kabupaten Cirebon di salah satu hotel di bilangan Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (5/8).

Gubernur Jabar yang akrab disapa Emil itu mengatakan, vaksin Covid-19 yang ada saat ini berasal dari empat sumber. Masing-masing dari Tiongkok, Korea, Inggris dan buatan lokal.


Dijelaskan Emil, syarat vaksin dapat digunakan adalah harus sudah melalui tiga kali uji. Pertama diuji sebanyak dua kali di negara asalnya sebelum kemudian diuji di negara konsumen.

Dikatakan Emil, yang saat ini dinilai paling siap untuk digunakan adalah vaksin dari Tiongkok. Pasalnya, vaksin tersebut sudah menjalani uji sebanyak dua kali di negara asalnya.

“Uji ketiga akan dilakukan di Indonesia sebagai negara konsumen. Vaksin tersebut diproduksi oleh Bio Farma. Ada sekitar 160 relawan yang terdaftar di Bandung Raya untuk melakukan persiapan pengetesan yang akan dilakukan hingga Desember 2020,” ungkap EMil seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Emil menambahkan, jika proses pengetesan tersebut berjalan lancar, diperkirakan warga Jawa Barat, termasuk Cirebon akan dapat menerima vaksin per Januari-Februari 2021 mendatang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya