Berita

Prof Cornelis Lay/Repro

Nusantara

Cornelis Lay Tutup Usia, GMNI: Kita Kehilangan Cendekiawan Nasionalis

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 00:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Prof Cornelis Lay meninggal dunia pada Rabu (5/8).

Cornelis mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta sesuai berita lelayu yang dikeluarkan resmi oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM.

Cornelis dikenal pernah menjabat sebagai Kepala Biro Politik dan Pemerintahan Dalam Negeri, Kantor Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri (2000-2004).


Cornelis juga tercatat sebagai mantan anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Menanggapi meninggalnya Cornelis, Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino mengungkapkan bela sungkawa atas meninggalnya mantan aktivis GMNI itu.

Sosok Cornelis menurut Arjuna dikenal sebagai seorang senior dan guru kader bagi banyak kader GMNI.

"Kami sangat berduka. Beliau adalah senior dan juga mentor para kader GMNI. Kami dari DPP GMNI mengucapkan permohonan maaf apabila beliau semasa hidupnya punya kesalahan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan", ungkap Arjuna

Sebagai ilmuwan, Cornelis banyak dikenal melalui sejumlah tulisan dan komentarnya di berbagai media massa.

Ia kerap menulis banyak makalah, artikel, dan buku. Cornelis juga dikenal pernah menjadi peneliti tamu di sejumlah perguruan tinggi seperti Flinders University, Australia (1995); Agder College University, Kristiansand, Norwegia, (2001 dan 2002); Massachussets University, AS (2008); dan KITLV, Negeri Belanda (2010).

"Beliau adalah cendekiawan nasionalis, pengagum berat Bung Karno. Pikiran dan karyanya akan selalu dikenang dan akan terus menginspirasi para kader nasionalis-soekarnois. Damai di surga Mas Cony (sapaan akrabnya)", tambah Arjuna.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya