Berita

Direktur eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul, dalam pemaparan hasil survei berjudul 'Pertarungan Para Dinasti, Siapa Laku?'/Net

Politik

Rilis Survei KPN: Pilkada Tangsel Dimenangkan Golongan Putih

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 18:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Munculnya calon-calon yang memajukan diri pada Pilkada Kota Tangerang Selatan cukup menarik perhatian nasional.

Mulai dari Siti Nur Azizah anak Wakil Presiden Maruf Amin, Rahayu Saraswati keponakan Prabowo Subianto hingga Pilar Saga Ichsan, anak Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ikut meramaikan kontestasi.

Direktur eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul, dalam pemaparan hasil survei berjudul 'Pertarungan Para Dinasti, Siapa Laku?', mengatakan bahwa pihaknya merasa tertarik melakukan survei karena melihat ambisi dari para elit yang langsung menurunkan keluarganya dalam kontestasi.


"Kita tertarik, sebenarnya ada ambisi apa sampai Wapres, Menhan hingga Ratu Tatu Bupati Serang menurunkan keluarganya di Pilkada Kota Tangerang Selatan ini," kata Adib dalam keteranganya, Rabu (5/8).

Dalam survei yang dilakukan, ketika responden tidak dihadapkan dengan golput (golongan putih) maka hasilnya Benyamin Davnie memperoleh elektebilitas tertinggi dengan 32,9 persen.

Disusul oleh Muhammad 25 persen, dan Siti Nur Azizah 21,5 persen. Diposisi wakil, yang memperoleh peringkat tertinggi adalah Ruhamaben dengan 6,5 persen, disusul Pilar Saga Ichsan 4,6 persen, dan kemudian Rahayu Saraswati 1,2 persen.

"Kita membuat simulasi pemilihan yang menghadapkan para calon dengan golput dan tanpa golput. Hal ini guna menunjukan siapa calon yang diuntungkan atau dirugikan dengan tinggi atau rendahnya angka golput tersebut," papar Adib.

Hasilnya mengejutkan bahwa golput menempati posisi 55 persen. Untuk para calon, Benyamin Davnie masih berada diperingkat pertama dengan 14,3 persen, diperingkat kedua ada Siti Nur Azizah dengan 11,6 persen, Muhammad tergeser ke peringkat ketiga dengan 9,5 persen, disusul Ruhamaben 3,6 persen, Pilar Saga Ichsan 2,7 persen, dan terakhir Rahayu Saraswati 0,45 persen.

"Ini harus menjadi perhatian bersama, bahwa angka golput bisa mencapai 55 persen. Maka kami katakan bahwa pemenang pilkada dalam survei kami dalam kurun waktu ini adalah golput. Ini meningkat sekitar 10 persen dari pilkada sebelumnya yang sekira 44,9 persen," papar Adib.

Lebih lanjut Adib mengatakan bahwa alasan terbesar mengapa para pemilih enggan ke tempat pemungutan suara atau TPS adalah karena ketakutan terpapar virus Covid-19.

"Ini menjadi PR besar bagi komisi pemilihan umum atau KPU Tangsel bagaimana bisa menerapkan sistem pemungutan suara yang berbasis protokoler covid 19, dan meyakinkan para pemilih untuk datang ke TPS," lanjutnya.

Terkait dengan persaingan para calon dengan golput, hasil survei menunjukan ketika angka golput tinggi maka pasangan Siti Nur Azizah dan Ruhamaben yang diuntungkan.

Namun, jika angka golput dapat ditekan rendah maka pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan yang diuntungkan karena memperbesar persentase kemenangan, walaupun mereka tetap unggul pada tingkat golput yang tinggi.

"Ini menunjukan bahwa Benyamin Davnie berkepentingan memperkecil angka golput untuk memperbesar peluang menangnya. Namun sebaliknya Siti Nur Azizah berkepentingan memperbesar angka golput guna meningkatkan peluang kemenangannya. Ini menjadi tolak ukur kita dalam melihat pola-pola kampanye para calon-calon ini nantinya," jelasnya.

Melihat munculnya anak dan sanak keluarga tokoh-tokoh besar, hasil survei yang menunjukan kecilnya elektebilitas Rahayu Saraswati dibanding calon lainnya, menunjukan bahwa pemilih di Tangsel merupakan pemilih rasional yang menitik beratkan pilihannya pada calon yang dikenal dalam lingkup harian mereka.

"Persentase terkecil saat ini Rahayu Saraswati, karena mungkin secara figur tidak dikenal oleh masyarakat Tangsel. Kalau sisi Muhammad kita lihat cukup bagus, jadi tinggal Saraswati yang perlu kerja ekstra keras untuk mengimbanginya," urainya.

Survei ini dilakukan pada 17-24 Juli, mengunakan metode multistage random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 440 orang, sampling of error 4,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya