Berita

Pihak Kejari Garut memberikan bantuan ponsel pintar kepada siswi yang ayahnya terpaksa mencuri demi sang anak bisa belajar daring/Net

Nusantara

Ayah Curi Ponsel Demi Anaknya Bisa Belajar Daring, Serikat Guru: Seharusnya Ini Tidak Terjadi

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus pencurian telepon seluler yang dilakukan seorang ayah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, agar anaknya bisa ikut belajar secara daring menjadi kisah miris dalam sistem pendidikan di Indonesia di tengah pandemik Covid-19.

“Kami dari SEGI tentu sangat prihatin dengan adanya kasus ini, dan kami tidak membenarkan hal itu (pencurian ponsel),” kata Ketua Serikat Guru Indonesia (SEGI) Garut, Apar Rustman, saat dihubungi, Rabu (5/8).

Apar mengatakan, pencurian tersebut memang merupakan hal yang tidak dibenarkan hukum, meski dengan alasan untuk belajar anaknya.


“Seharusnya ini tidak terjadi. Dan kami juga sangatlah mengerti dengan kondisi ekonomi terutama dalam masa pandemik Covid-19,” ucapnya, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Apar pun menyinggung kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, terutama Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Sebab, hal tersebut tidak bakal terjadi andai ada sistem pendidikan yang matang untuk dijalani siswa di tengah pandemik ini.

“Ada kegagalan Pemkab meramu pembelajaran di tengah situasi Covid-19. Terobosan-terobosan yang dilakukan Disdik belum terlihat. Belum bisa mengakomodir seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.

Ia juga sangat khawatir dengan kondisi yang terjadi saat ini, terutama terkait pendidikan anak-anak. Diperlukan terobosan dari Dinas Pendidikan dalam meramu sistem pendidikan yang tepat di masa pandemik Covid-19.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya