Berita

Khofifah saat kunjungi Wisata Desa Bumi Mulyo di Mojokerto/RMOL

Nusantara

Khofifah Ajak Pelaku UMKM Agresif Ajukan Kredit Pinjaman ke Bank Jatim

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 03:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong para pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil maupun menengah (UMKM) agresif mengajukan kredit atau pinjaman.

Tujuannya mendorong pemulihan ekonomi di tengah pendemi virus corona baru (Covid-19).

Khofifah mengutarakan, saat ini Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur maupun Bank UMKM Jawa Timur memiliki dana yang cukup dan siap untuk disalurkan bagi para pelaku usaha utamanya pelaku UMKM.


Dorongan itu disampaikan Gubernur Khofifah saat bertemu sapa bersama gapoktan petani coklat di Wisata Desa Bumi Mulyo Jati Mojopahit Desa Randugenengan Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto, Selasa (4/8) sore.

Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Mojokerto ini terdapat 1.337 orang petani coklat yang tergabung dalam 22 gapoktan di 18 kecamatan. Mereka yang biasa mengirimkan produk panen coklat mereka untuk kemudian diolah, dikemas, dan dijual dalam aneka jenis produk bernilai tinggi.

“Hari ini Bank UMKM maupun Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jatim memiliki dana yang siap dicairkan. Jadi saya titip pesan jika ada kelompok tani yang membutuhkan pinjaman saya minta disegerakan melakukan pengajuan,” ungkap Gubernur Khofifah.

Secara khusus gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini memesankan agar siapa saja yang membutuhkan dana permodalan agar dibantu untuk mengakses dalam pengajuannya.

Tentunya dari pihak bank akan melakukan seleksi dan juga peninjauan tentang kelayakan. Namun meski begitu ditegaskan Gubernur Khofifah bahwa saat ini kondisi bank plat merah milik Pemprov Jatim sedang gencar melakukan penyaluran pinjaman guna mendorong pertumbuhan ekonomi dari kalangan UMKM.

Eks Menteri Sosial ini menegaskan bahwa dalam kondisi pandemik Corona telah menyebabkan kondisi bank yang sedang berupaya keras agar kredit tersalurkan.

“Dana pihak ketiga di BPD Jatim sekarang itu Rp 66 triliun yang tercairkan baru Rp 39 trilliun. Belum lagi sekarang ini Kemenkeu akan menambahkan dana stimulus  Rp 2 trilliun. Saya sampaikan bahwa kalau bank terlalui likuid itu tidak bagus. Maka harus segera dicairkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah mendorong agar wisata desa Bumi Mulyo Jati Mojopahit ini bisa terus dimaksimalkan pengembangan wisata edukasinya. Terutama juga optimalisasi petik olah kemas jual dari produk coklat. Yang tentunya meningkatkan nilai jual dari coklat yang dihasilkan dari gapoktan di Mojokerto.

Gubernur Khofifah berencana dalam waktu dekat akan mengkoordinasikan dengan Kanwil Kemenag Jawa Timur dan juga Angkasa Pura.

Ia ingin agar produk olahan coklat dari Mojokerto  dan daerah lainnya di Jatim seperti Blitar dan Madiun  bisa ikut dijual dengan menyasar jemaah haji tahun mendatang dan penumpang di Juanda.

Dibandingkan belanja oleh-oleh coklat dari negara lain, lebih baik belanja oleh-oleh dari Jawa Timur yang kualitas dan berkahnya juga tidak kalah.

"Tinggal nanti dari sini mengkomunikasikan pada para jamaah haji, bahwa coklat di sini itu ditanam dengan bismillah, disirami dengan salawat dan dipanen dengan alhamdulillah. Jadi nggak kalah berkah lah," ucap Khofifah.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya