Berita

Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Gede Edy Prasetya/RMOLJateng

Bisnis

Penyaluran KUR Di Jateng Capai Rp 13,48 Triliun, Sempat Naik Turun Karena Corona

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 22:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Jawa Tengah selama periode Januari hingga awal Agustus 2020 ini tercatat mencapai Rp 13,48 triliun.

Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Gede Edy Prasetya mengatakan, kredit sebanyak itu telah disalurkan kapada 502.929 debitur.

"Porsi penyaluran terbesar pada sektor perdagangan besar dan eceran yang mencapai 44 persen dari totol KUR yang disalurkan," kata Gede di sela-sela acara zoom Restrukturisasi dan Akses Kredit UMKM di masa pandemik seperti dilansir Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (4/8).


Secara nasional, menurutnya, total KUR yang sudah disalurkan di sepanjang 2020 ini telah mencapai Rp 76,2 triliun yang diberikan kepada 2,2 juta debitur.

Di masa pandemik Covid-19 ini, ia menjelaskan sempat terjadi penurunan penyaluran sejak Februari hingga Mei 2020. Di mana bulan Februari, penyaluran KUR sudah mencapai Rp 19,2 triliun.

Angka tersebut menurun hingga mencapai angka Rp 4,75 triliun di bulan Mei. "Di Juni 2020 sudah kembali naik, mencapai Rp 10,45 triliun," katanya.

Diakuinya, pandemik Covid-19 memberi dampak terhadap kondisi UMKM penerima KUR. Rata-rata kendala yang dihadapi UMKM di masa pandemik ini yakni kesulitan pembayaran pinjaman hingga masalah bahan baku.

Oleh karena itu, terdapat sejumlah kebijakan berkaitan dengan KUR di masa pandemik ini, seperti tambahan subsidi bunga, penundaan angsuran pokok, hingga restrukturisasi yang berupa perpanjangan jangka waktu pinjaman dan penambahan limit plafon.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya