Berita

Dosen ekonomi senior dari Universitas Indonesia (UI) Djamester Simarmata/Net

Politik

Saran Djamester Simarmata, Pemerintah Tiru Gaya Jerman Untuk Hadapi Resesi

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 15:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah disarankan bisa meniru model sistem ekonomi yang ada di Jerman untuk menghadapi ancaman resesi. Sistem ekonomi yang dimaksud adalah dengan membangkitkan koperasi rakyat.

Begitu saran dosen ekonomi senior dari Universitas Indonesia (UI) Djamester Simarmata saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/8).

Menurutnya, Jerman belum pernah mengalami keterpurukan ekonomi. Namun, wabah Covid-19 datang, memporakporandakan hingga produk domestik bruto mereka melemah.


Namun, Jerman merupakan satu di antara beberapa negara yang termasuk tidak terlalu besar penurunannya.

“Karena, Jerman ada suatu sistem di sana. Bank di Jerman itu dominan di koperasi. Jadi koperasi itu yang dekat dengan rakyat. Kemarin itu, saya mengadakan seminar dari kawan-kawan Jerman, menginisiasi bank lokal dari Jerman. Jadi bank itu untuk rakyat tidak keluar dari situ,” ujarnya.

Dia menerangkan bahwa keuangan di Singapura anjlok, berdasarkan data PDB Singapura turun ke angka 43 persen. Sedangkan di Amerika Serikat sendiri yang merupakan negara adidaya, turun sebesar 33 persen.

Djamester mengatakan jika Indonesia mau membangkitkan ekonomi, bisa dilakukan dengan cara membuat sistem moneter baru yang mengedepankan koperasi.

“Dari sisi yang saya lihat itu, situasi sekarang ini sistem moneter harus diubah,” tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya