Berita

Ilustrasi penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan/Ist

Politik

Polemik New Normal, Jokowi Lupa Rakyat Sudah Tiga Bulan Adaptasi Kurangi Porsi Makan Dan Ngutang Sana-sini

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 13:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Imbauan untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemik Covid-19 terus digaungkan pemerintah sebagai salah satu cara meminimalisir penyebaran virus corona di Tanah Air.

Namun demikian, imbauan yang terus disuarakan tersebut nyatanya masih menyisakan persoalan. Terlebih saat ini ada wilayah yang menerapkan pembatasan, seperti halnya di Jakarta dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang terus diperpanjang.

"Adaptasi kebiasaan baru seperti physical distancing, pakai masker dan sering cuci tangan. Tapi Jokowi lupa bahwa rakyat sudah 3 bulan ini adaptasi kebiasaan baru di rumah," kata Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf di akun Twitternya, Selasa (4/8).


Seruan kebiasaan baru atau new normal, kata Gde menjadi masalah lantaran tak dibarengi dengan kebijakan yang mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat agar terjamin setiap harinya.

Imbas tidak terpenuhinya kebutuhan sehari-hari, masyarakat pun mulai kesusahan dalam menerapkan new normal. Namun sayang, hal ini seperti tak benar-benar diperhatikan pemerintah.

"Jokowi lupa bahwa rakyat sudah 3 bulan ini adaptasi kebiasaan baru di rumah dengan kurangi porsi makan, potong uang jajan anak, ngutang sana-sini, tunda bayar kontrakan dan sekolah dan bingung seharian mau ngapain," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya