Berita

Ubedilah Badrun/Net

Politik

Ubedilah Badrun: Kehadiran KAMI Bagus Untuk Membuat Demokrasi Di Indonesia Lebih Berkualitas

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 13:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) merupakan sebuah pergerakan yang dapat membuat demokrasi di Indonesia lebih berkualitas.

Begitu kata analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun.

Menurut Ubedilah, kehadiran KAMI merupakan sebuah kontrol dari kekuatan oposisi dari kalangan civil society, akademisi, pro demokrasi sebagai penyeimbang penguasa yang semakin kehilangan arah.


"Dari segi substansi demokrasi, kehadiran Koalisi Aksi Untuk Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini bagus untuk membuat demokrasi di Indonesia lebih berkualitas," ujar Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/8).

Karena kata Ubedilah, jika kelompok oposisi bersatu bersinergi, maka terjadi langkah maju bagi perkembangan oposisi di Indonesia.

"Karena semakin terorganisir dan mengalami perluasan dukungan dari banyak kalangan yang memilih jalan berseberangan dengan penguasa. Nampaknya kelompok oposisi bersatu karena semakin memiliki pandangan yang sama bahwa mereka menilai pemerintah saat ini semakin keluar jalur dari arah bernegara yang benar," jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, rakyat saat ini sangat merindukan orang-orang yang memiliki idealisme serta leadership yang kuat untuk membenahi bangsa Indonesia.

"Saya kira masyarakat sangat merindukan orang-orang yang memiliki idealisme, memiliki leadership yang kuat dan visioner mereka bersatu padu untuk membenahi republik yang makin ringkih ini," pungkas Ubedilah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya