Berita

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin (pegang mikropon) saat pengenalan KAMI/RMOL

Politik

KAMI Terbentuk, Pemerintah Jangan Jumawa Dan Abaikan Suara Sipil Lagi

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 12:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pembentukan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang digawangi Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin dan kelompok aktivis dinilai kental dengan nuansa kekecewaan kepada pemerintah.

Dosen komunikasi Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah mengatakan, KAMI merupakan bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang semakin powerfull, namun tidak sesuai harapan rakyat.

“Juga sekaligus menandai lemahnya oposisi. Untuk itu, gerakan sipil ini mengemuka," ujar Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/8).


Sehingga, kata Dedi, pemerintah harus mawas diri dan melihat kegelisahan sipil yang tergabung dalam KAMI.

"Dan tentu sangat baik jika gerakan ini disambut sebagai kenormalan demokrasi. Jika presiden dengan intensitas tinggi mengundang buzzer, hingga selebritis ke istana, maka semestinya bukan hal sulit untuk dialog dengan tokoh masyarakat berpengaruh," kata Dedi.

Karena bagaimana pun, sambung Dedi, pemerintah tidak bisa mengabaikan suara sipil, terutama dalam bentuk kritik dan saran.

"Pemerintah tidak dapat bersikap jumawa dengan mengabaikan suara-suara sipil, terutama kritik dan rekomendasi," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya