Berita

Ilustrasi pemilu/Net

Politik

Pilkada Serentak 2020 Bisa Jadi Ajang Kampanye Akbar Melawan Corona

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 07:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pilkada Serentak 2020 bisa berubah menjadi ajang kampanye akbar melawan sebaran virus corona baru atau Covid-19.

Direktur Pilkada Watch, Wahyu A. Permana menyambut baik ide Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang kemudian disepakati Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa Pilkada Serentak 2020 akan dijadikan momentum gerakan melawan Covid-19.

Menurutnya, ide itu akan bisa terlaksana dengan baik dan sebaran corona akan signifikan mengecil. Sebab akan ada 3,5 juta penyelenggara pilkada yang terlibat dalam sosialisasi anti corona.


“Apabila semua dibuat aturan yang jelas oleh KPU, mereka akan menjadi agen-agen untuk melawan Covid-19 mulai dari proses persiapan, pelaksanaan sampai proses perhitungan," ujarnya kepada wartawan, Sealsa (4/8).

Tidak hanya itu, Wahyu Permana juga menilai, jika semua kampanye pilkada mengarah untuk melawan Covid-19, maka kampanye di 270 daerah yang menyelenggarakan pilkada akan menjadi ajang kampanye akbar melawan Covid-19.

"Bila selama ini hanya membagikan kaos dan makanan, maka kampanye, kali ini jika diarahkan untuk membagikan alat pelindung diri misalnya seperti masker, baju APD dan alat pelindung diri lainnya, maka kampanye ini akan benar-benar menjadi kampanye melawan Covid-19," jelasnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya