Berita

Sosialisasi pemberlakuan Ganjil Genap/RMOL

Politik

Bagi Don Adam, Gage DKI Harus Diimbangi Pengawasan Ketat Transportasi Umum

MINGGU, 02 AGUSTUS 2020 | 09:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemberlakukan kembali Ganjil Genap (Gage) di DKI Jakarta yang akan dimulai besok, Senin (3/8) menuai pro dan kontra. Sebagian menilai kebijakan ini akan menyebarkan wabah corona lebih cepat lantaran warga beralih ke angkutan umum.

Hal senada disampaikan aktivis ProDEM Adamsyah Wahab. Menurutnya, pemberlakuan Gage di DKI Jakarta butuh pengawasan ekstra ketat.

Pasalnya, warga akan berbondong-bondong beralih ke transportasi umum sehingga butuk pengawasan yang lebih ketat.


“Pemberlakuan Ganjil Genap akan mendorong warga untuk pindah ke transportasi umum. Dengan meningkatnya warga ke transportasi umum, artinya meningkat juga pengawasan terhadap Covid-19,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (2/8).

Pernyataan Don Adam, sapaan akrab Adamsyah Wahab ini, merupakan persetujuan atas apa yang disampaikan Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono.

Mujiyono menyarankan Pemerintah Provinsi DKI membatalkan kebijakan pemberlakuan ganjil genap pada masa PSBB Transisi.

Politisi Demokrat itu menilai, kebijakan ganjil genap berpotensi meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum yang masih dibatasi, sehingga berpotensi terjadi lonjakan penularan virus corona.

Menurutnya, masyarakat bakal lebih sulit menerapkan protokol kesehatan menjaga jarak di transportasi umum.

*Judul dan isi berita telah mengalami perubahan. Persetujuan yang dimaksud Don Adam bukan untuk Ganjil Genap melainkan untuk pernyataan Mujiyono.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya