Berita

Ekonom senior Faisal Basri/Net

Politik

Pemerintah Gencar Strategi Pemulihan Ekonomi, Tapi Jurus Jinakkan Virus Tidak Kunjung Ada

MINGGU, 02 AGUSTUS 2020 | 08:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah pemerintah dalam penanganan wabah virus corona atau Covid-19 mendapat kritikan tajam. Ini lantaran pemerintah hanya fokus pada strategi pemulihan ekonomi.

Ekonom senior Faisal Basri mengurai bahwa krisis yang terjadi di Indonesia saat ini berawal dari masalah kesehatan. Sehingga, seharusnya yang kali pertama dituntaskan adalah soal kesehatan warga.

Namun yang gencar dilakukan pemerintah adalah strategi untuk pemulihan ekonomi. Bahkan gelontoran dana ratusan triliun disiapkan untuk ekonomi.


“Strategi menjinakkan virus tak kunjung ada, sekadar strategi testing dan contact tracing saja tak ada. Mau berharap apa lagi?” tuturnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (2/8).

Dia lantas mengibaratkan apa yang dilakukan pemerintah itu seperti sebuah kerajaan yang diserang musuh dari segala penjuru, tapi yang dilakukan sebatas membersihkan puing-puing. Tidak ada langkah untuk memburu dan menaklukkan para penyerang.

Faisal Basri tegas menyatakan bahwa virus bukan hantu yang benar-benar tidak terlihat. Virus merupakan makhluk hidup yang wujud.

“Virus bukan hantu. Sosoknya jelas ada. Cara mengetahuinya dengan testing,” tutupnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya