Berita

Harun Masiku/Net

Politik

Seperti Menangkap Djoko Tjandra, Jika Jokowi Beri Atensi KPK Akan Mudah Menangkap Harun Masiku

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 | 22:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ditangkapnya terpidana kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra berkat adanya atensi Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Idham Azis yang kemudian dieksekusi oleh Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Sebelas tahun dalam pelarian, Djoko Tjandra akhirnya dicomot berkat kerjasama Polisi Diraja Malaysia dengan Polri.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul mengatakan,, jika Presiden Jokowi dapat memberi atensi khusus menangkap Djoko Tjandra kepada Polri, kenapa tidak dilakukan kepada KPK guna menangkap buronan kasus dugaan suap kepada Komisioner KPU Harun Masiku.


“Ini bukan intervensi tapi atensi, kalau beliau (Jokowi) dapat memberikan atensi ke Polri kenapa tidak ke KPK?” tanya Adib saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/8).

Pasalnya, Adib melihat dua kasus tersebut sama-sama menyedot perhatian publik. Terlebih, dalam kasus Djoko Tjandra yang hampir 11 tahun pelarian akhirnya dapat ditemukan berkat kerja yang solid dan tentunya mendapat “garansi” politik dari pimpinan negara.

Namun, kenapa soal Harun Masiku yang belum genap satu tahun terlihat sangat sulit diungkap.

“Ini nantinya publik akan menilai, dalam kasus HM ini penegakan hukum tebang pilih, karena dalam kasus ini ada dugaan keterkaitan dengan partai politik. Jadi Djoko Tjandra saja bisa diselesaikan Harun Masiku berarti publik berharap bisa diselesaikan,” tandas Adib.

Adib sependapat bahwa atensi Presiden Jokowi terhadap Polri menjadi triger atau semangat bagi Aparat Penegak Hukum (APH) lainya untuk kemudian berupaya menangkap Harun Masiku dan menuntaskan kasusnya. Adib meyakini, semua SDM yang dimiliki oleh APH dapat mengungkap semua kasus.

“Ya tapi itu, tergantung political will dari pemerintah dan aparat penegak hukum, kalau dua-duanya jalan berbarengan tidak ada yang tidak bisa diungkap,” tekan Adib.

“Saya optimis dengan KPK yang memiliki SDM walaupun sedikit tapi banyak mengungkap kasus besar, ditambah ada atensi dari Presiden Jokowi, saya pikir akan lebih mudah untuk mengungkap Harun Masiku,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya