Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian/Net

Politik

Langkah Tito Jadikan Pilkada Gerakan Melawan Covid-19 Bagai Oase Di Padang Tandus

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 | 16:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sepakat mengusung tema pilkada sebagai Gerakan Perlawanan Covid-19 mendapat banyak dukungan.

Apalagi, tema tersebut diyakini mendorong peserta pemilihan kepala daerah beradu strategi dan bertindak menekan penyebaran virus corona.

Dukungan itu datang dari Jaringan Islam Kebangsaan (JIK), yang merupakan wadah perkumpulan dai dan mubaligh di tanah air. Koordinator JIK Irfaan Sanoesi menilai bahwa ide mantan Kapolri itu patut didukung bersama karena akan memacu daerah-daerah all out menekan penyebaran corona.


Menurutnya, pengendalian penyebaran pandemik akan sulit ditangani oleh pemerintah saja karena sebagian urusan pemerintahan ada pada pemerintah daerah yang otonom.

“Jadi ide menarik dan konkret Mendagri Tito Karnavian menjadikan Pilkada Serentak 2020 gerakan melawan Covid-19 seolah menjadi oase di padang tandus." ujarnya kepada wartawan, Sabtu (1/8).

“Ini bentuk nyata dari upaya mengubah ancaman jadi peluang," sambung Irfaan.

Dia yakin dengan adanya tema tersebut, maka nanti para kontestan akan beradu gagasan dan tidak sekadar retorika dalam menangani Covid-19 dan danpak sosial ekonomi di daerah masing-masing.

Untuk itu, para calon harus pandai memetakan problematika di daerah dengan permasalahan yang terjadi saat ini dan mengintegrasikan persoalan ekonomi dengan kondisi kesehatan masyarakat di tengah pendemik.

“Rakyat akan pilih calon kepala daerah yang paling responsif, solutif terhadap Gerakan Lawan Covid-19 ini, semua jenis kampanye akan diarahkan untuk lawan Covid-19. Jika itu terjadi, maka masa kampanye Pilkada Serentak 2020 akan jadi ajang kampanye akbar dan massif melawan COVID-19," jelas Irfaan.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya