Berita

Ery Djuwono saat memberikan bantuan kepada warga /Ist

Politik

Balon Wabup Ini Pede Songsong Pilkada Meski Koalisi Demokrat-PKS Sudah Bubar

JUMAT, 31 JULI 2020 | 21:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Meski koalisi Demokrat-PKS telah bubar, bakal calon wakil bupati (Balon Wabup) Bandung dari partai bintang mercy, Ery Djuwono mengaku optimis bisa maju di kontestasi Pilkada 2020.

Ery juga menanggapi santai soal koalisi baru yang dibangun Demokrat-Nasdem-PKB yang mengusung pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan. Menurutnya, saat ini partai Demokrat tengah menyelesaikan seleksi.

“Nanti akan ada kejelasan mengenai siapa calon yang akan diberikan rekomendasi DPP. Saya tidak akan terpengaruh dengan keputusan DPC, sebab yang memutuskan itu DPP,” ujarnya dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (31/7).


Ery yang merupakan penggiat lingkungan sekaligus akuntan tersebut, tetap memiliki keyakinan bisa bertarung demi mewujudkan misinya mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Bandung walau peluangnya cukup kecil.

“Saya ingin memperbaiki keuangan Pemkab Bandung secara signifikan karena sejauh ini belum maksimal. Untuk itu harus ada perubahan sehingga di dalam penggunaan anggaran daerah bisa optimal,” bebernya.

Sesuai pengamatan Ery, dari tahun ke tahun selalu saja terjadi Sisa Lebih Pemakaian Anggaran (Silpa) di Kabupaten Bandung, sehingga harus dibenahi dan diawasi agar anggaran tersebut masuk kembali ke kas negara.

“Tapi bila itu terus terulang, perlu dianalisa dan dilakukan kajian mengenai jumlah lebih tersebut, apakah memang bersifat efisiensi atau ada hal lainnya sehingga anggaran tersebut tidak terserap,” tandas Ery Djuwono.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya