Berita

Kolotik hasil karya seniman Ciamis, Abah Nani dan Abah Latif/Net

Nusantara

Kreativitas Tanpa Batas, Seniman Ciamis Ciptakan Alat Musik Kolotik

JUMAT, 31 JULI 2020 | 14:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kreativitas para seniman di Kabupaten Ciamis ini seolah tanpa batas. Mereka mampu membuat alat musik yang diberi nama Kolotik.

Kolotik merupakan akronim dari Kolotok Leutik (kecil). Seniman yang membuat Kolotik ini berasal dari Desa Bojongsalawe, Kecamatan Cimaragas, Ciamis.

Pada saat acara Ekspose Inovasi Daerah 2020 di Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis, Kolotik ditampilkan ke hadapan publik.


Meski terlihat sederhana karena terbuat dari batok kelapa, Kolotik mampu membuat Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, terkesan. Disusun dalam satu rangkaian tangga nada, Kolotik mampu menghasilkan bunyi yang cukup unik.

Herdiat pun memberi apresiasi kepada pembuat Kolotik ini. Yaitu Abah Nani dan Abah Latif.

“Temuan atau inovasi dari seniman Ciamis Abah Nani dan Abah Latif yang berasal dari Cimaragas ini luar biasa,” ujar Herdiat, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Menurut Bupati, dahulu tempurung kelapa tidak mempunyai harga jual yang tinggi. Saat ini, di tangan orang-orang yang kreatif, tempurung kelapa menjadi barang yang berharga.

Penemu Kolotik, Abah Latif menjelaskan, pada zaman dahulu Kolotik ini diberi nama Kolotok. Dan identik dengan kalung yang dipakai pada kerbau atau sapi.

Ukuran Kolotok itu cukup besar, bergelantung di leher kerbau atau sapi. Tapi sekarang, Abah Latif membuat Kolotik dengan ukuran yang lebih kecil.

“Memperkecil ukuran Kolotok tersebut dan menambah kedetailannya. Sehingga dapat menghasilkan nada da mi na ti la da. Satu Kolotik mempunyai satu nada,” jelas Jurukunci Situs Galuh Salawe-Cimaragas ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya