Berita

Mendagri Tito Karnavian apresiasi penangkapan Djoko Tjandra oleh Bareskrim Polri/RMOL

Politik

Djoko Tjandra Ditangkap, Tito Apresiasi Idham Azis Dan Listyo Sigit

JUMAT, 31 JULI 2020 | 11:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Tito Karnavian, mengapresiasi Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo yang berhasil menangkap Djoko Tjandra setelah buron hampir 11 tahun.

Keberhasilan ini, kata Tito, sekaligus menegaskan bahwa Polisi mampu menembus pelbagai kendala birokrasi dan hukum antarnegara yang dinilai penuh hambatan.

"Nah saya selaku Mendagri jujur menyampaikan aspirasi yamg sangat tinggi bagi Polri, Pak Kapolri, Kabareskrim dan tim. Ini prestasi mereka luar biasa," kata Tito usai shalat Idul Adha di lingkungan kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (31/7).


Tito menjelaskan, saat dirinya menjabat sebagai Kapolri periode 2016-2019, persoalan birokrasi antarnegara menjadi salah satu kendala utama pemerintah Indonesia untuk menangkap Djoko Tjandra.

Diungkapkan Tito, ada unsur-unsur nonhukum yang menjadi kendala dalam pemulangan buronan negara seperti Djoko. Karena tidak setiap negara memiliki perjanjian esktradisi dengan Indonesia.

"Iya di antaranya itu, (kendala) birokrasi antarnegara. Jadi ada unsur-unsur nonhukum di balik itu ya," kata Tito.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Soegiarto Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (30/7/). Kabareskrim Komjen Listyo Sigit mengatakan, Djoko ditangkap sesuai perintah Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Bapak Presiden memerintahkan untuk mencari di mana keberadaan Djoko untuk dituntaskan. Atas perintah tersebut, Bapak Kapolri lalu membentuk timsus dan kemudian secara intensif mencari keberadaan Djoko," kata Listyo di Bandara Halim Perdanakusuma.

Setelah diselidiki, kata Listyo, Bareskrim mengetahui keberadaan Djoko di Malaysia. Kapolri Jenderal Idham Azis kemudian mengirimkan surat kepada Polisi Diraja Malaysia.

"Kapolri mengirim surat ke Polisi Diraja Malaysia untuk bersama-sama mencari. Tadi siang (Kamis siang, red) didapat info yang bersangkutan, target bisa diketahui," ungkapnya.

Pada Kamis sore (30/7), tim Bareskrim meluncur ke Malaysia dan berhasil menangkap Djoko Tjandra. "Alhamdulillah berkat kerja sama kami dengan Polisi Diraja Malaysia terpidana Djoko berhasil diamankan," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya