Berita

Ketua Joman Immanuel Ebenezer/Net

Politik

Ketua Joman Desak Jokowi Evaluasi Pejabat Yang Jadi Broker Calon Petinggi BUMN

KAMIS, 30 JULI 2020 | 13:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kelompok relawan Jokowi Mania (Jokman) mencium ada praktik percaloan dalam rekrutmen komisaris dan direksi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam sebaran yang diterima redaksi, Ketua Joman Immanuel Ebenezer terang menyebut ada pejabat yang menjadi broker dalam praktik rekrutmen petinggi perusahaan plat merah.

“Iya, pejabat ini jelas-jelas memperdagangkan atau memperjual beli posisi direksi dan komisaris di BUMN,” tuturnya saat dikonfirmasi ulang oleh Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/7).   


Tidak hanya menjadi broker, pejabat yang dimaksud juga disebut membuka pintu bagi kelompok kadrun untuk masuk BUMN. Kadrun sendiri mengacu pada kelompok yang dalam pilpres lalu tidak mendukung Presiden Joko Widodo. Sebelumnya kelompok ini identik dengan sebutan kampret.

Menurut Noel, sapaan Immanuel, Presiden Joko Widodo harus mengevaluasi pejabat yang jadi broker tersebut. Terlebih kini kekecewaan para relawan sudah mulai terakumulasi.

“Kok bisa para pendukung capres lain melenggang mudah masuk BUMN dengan alasan kompetensi. Sementara pendukung Joman terbuang begitu saja," lanjut aktivis Forum Kota (Forkot) itu.

“Presiden Jokowi harus bersikap adil dan fair. Atau dibentuk tim dari istana langsung untuk pelototi penjaringan direksi dan komisaris supaya adil,” demikian Immanuel Ebenezer.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya