Berita

Pembakaran spanduk bergambar Habib Rizieq Shihab/Repro

Politik

Tak Berpartai Dan Bukan Koruptor, Anton Tabah: Apa Salah Habib Rizieq, Bertaubatlah Para Pembenci!

RABU, 29 JULI 2020 | 22:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi penyampaian pendapat yang diwarnai menginjak-injak dan membakar spanduk bergambar Imam Besar Habib Rizieq Shihab (HRS) dinilai sudah masuk ke dalam ranah pelanggaran hukum.

Terlebih dalam aksi yang terekam di sebuah video yang beredar, massa juga mengancam akan melakukan pembunuhan kepada Imam besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

"Tentu ini pelanggaran hukum berat, harus segera diproses apalagi HRS ulama besar kharismatik, cucu Nabi Muhamad yang sangat dicintai ratusan juta umat," kata anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah Digdoyo saat dimintai tanggapan oleh redaksi, Rabu (29/7).


Ia pun heran dan mempertanyakan alasan adanya pihak yang sangat membenci HRS hingga melarang untuk pulang ke Indonesia.

"Apa salah HRS? Kalau karena persoalan politik, ia tak punya partai. Kalau urusan ekonomi, ia tak pernah korupsi sepeser pun dan ekonomi siapa yang ia rusak? Kalau karena urusan jabatan, ia bukan pejabat dan jabatan siapa yang ia rebut?" jelas Anton Tabah.

Yang ada, kata dia, keberadaan Habib Rizieq selalu memerangi perilaku yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.

"Ia hancurkan tempat perjudian, dia musnahkan tempat maksiat, ia juga lantang hancurkan PKI. PKI adalah musuh bangsa, dia tolak ikut campur asing mengatur Indonesia, itu karena ia cinta Pancasila," lanjut pengurus MUI pusat ini.

Ia menduga, kebencian sekelompok orang terhadap Habib Rizieq yakni berkaitan dengan kasus hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang divonis bersalah dalam kasus penodaan agama.

Padahal, jelasnya, hukum penoda agama di Indonesia tercantum dalam UU dengan ancaman hukuman berat, ditambah Surat Edaran (Fatwa) MA para hakim se-Indonesia yang menangani kasus penodaan agama harus memvonis pelakunya dengan hukuman maksimal.

"Nah sekarang anda-anda (pembenci HRS) kenapa ikut membenci, marah, bahkan ancam bunuh HRS kalau pulang ke Indonesia? Memang salah HRS ke anda apa?" kritiknya.

"Beliau ulama bahkan cucu Nabi Muhamad SAW yang darah Nabi mengalir di tubuhnya. Sadarlah dan bertaubatlah sebelum Tuhan murka," pungkas mantan Jenderal Polri ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya