Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sosialisasi Idul Adha secara virtual/Repro

Nusantara

Sosialisasi Pelaksanaan Idul Adha, Anies: Semoga Tidak Ada Lonjakan Kasus

RABU, 29 JULI 2020 | 18:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan sosialisasi tentang pelaksanaan Shalat Idul Adha dan ibadah kurban 1441 Hijriyah pada masa pandemik Covid-19 secara virtual.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan, seluruh protokol kesehatan dalam Shalat Idul Adha dan ibadah kurban sesungguhnya telah disusun secara lengkap.

Namun konsistensi dalam penerapannya, menurut Anies, akan menjadi tantangan yang harus dituntaskan bersama-sama.


"Kami berharap Idul Adha kali ini juga sama. Sesudah ini, tidak terjadi lonjakan kasus di lingkungan kita masing-masing," ujar Anies, Rabu (29/7).

Dalam kesempatan tersebut, Anies juga menyerahkan 50.000 wadah ramah lingkungan, yaitu keranjang bambu sebagai tempat daging kurban yang akan dibagikan ke masjid dan berbagai lokasi pemotongan kurban di Jakarta.

Adapun protokol kesehatan utama yang telah disusun Pemprov DKI Jakarta  tersebut antara lain:

1. Pemotongan hewan kurban dihadiri oleh panitia Kurban yang dibatasi jumlahnya, tidak boleh ada kerumunan yang bisa menimbulkan potensi penularan, dan semua petugas panitia kurban harus menggunakan masker dan jaga jarak.
2. Proses jual-beli hewan kurban secara langsung dilakukan dalam jarak aman. Dianjurkan agar jual-beli hewan kurban dapat melalui panitia/lembaga penyalur yang berwenang, ataupun dilakukan secara digital (online) sehingga potensi interaksi dapat berkurang.
3. Masyarakat yang berisiko agar tidak berada di lokasi pemotongan, khususnya anak-anak, orang berusia lanjut, dan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta (bawaan).
4. Semua daging kurban dapat didistribusikan oleh panitia penyelenggara kurban secara langsung dan sesegera mungkin kepada para mustahik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya