Praktisi hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad/Net
Praktisi hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad/Net
"Karena yang punya hak PK berdasarkan Pasal 263 KUHAP adalah terpidana atau keluarga ahli warisnya, tidak ada dasar hukum bahwa jaksa PK yang ada hanya yurisprudensi," kata praktisi hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad kepada wartawan, Rabu (29/7).
Secara filosofis, kata dia, jaksa sebagai alat negara diberikan untuk membuktikan dugaan tindak pidana dalam sidang tingkat I banding dan kasasi.
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43
Senin, 25 Mei 2026 | 23:14
Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19
Senin, 01 Juni 2026 | 04:00
UPDATE
Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14
Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04
Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51
Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38
Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32
Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31
Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26
Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09
Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58
Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43