Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Nusantara

Gencar Lakukan Tes Corona, Anies Ingin Ketahui Kasus Positif Agar Tidak Menularkan

RABU, 29 JULI 2020 | 15:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kasus Virus Corona baru di Jakarta terus mengalami penambahan karena Pemprov DKI Jakarta memilih strategi mencari masyarakat yang terpapar dengan meningkatkan kapasitas pengetesan.

Demikian yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengisi Webinar melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting dan disiarkan juga di channel Youtube Pemprov DKI Jakarta.

"Setiap hari kita mendengarkan ada kasus baru di Jakarta. Hari ini angkanya juga agak besar di atas 400. Sore ini akan diumumkan. Persisnya ada 584 kasus baru," ujar Anies pada Rabu (29/7).


Anies menjelaskan, tujuan Pemprov DKI Jakarta meningkatkan kegiatan testing adalah untuk menyelamatkan nyawa.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menegaskan, bahwa Pemprov Jakarta bukan ingin menurunkan angka, melainkan ingin menurunkan penyebaran Covid-19.

"Jadi saya berharap kepada semua, nanti ikut menjelaskan bahwa angka positif yang ditemukan di Jakarta harus disyukuri. Kalau mereka tidak ketemu maka mereka menularkan," jelas Anies.

Menurutnya jika ingin menurunkan angka Covid-19 maka cara mudahnya adalah dengan mengurangi testing.  Tetapi kata Anies, hal ini sangat berisiko karena justru membahayakan warga.

"Banyak diantara kita yang mengatakan kalau angka positif itu masalah. Memang kita masih punya wabah. Sedunia masih ada wabah. Pilihannya adalah mau ditemukan atau tidak," tegas Orang nomor satu di Jakarta itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya