Berita

Wakil Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kasiyarno (tengah)/Net

Nusantara

Muhammadiyah Ogah Masuk POP Lagi Meski Dipaksa Nadiem, Kecuali..

RABU, 29 JULI 2020 | 13:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketetapan hati Muhammadiyah tampaknya telah bulat untuk tidak kembali terlibat di dalam penyelenggaraan Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendukbud).

Bahkan, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kasiyarno menyatakan, pihaknya tetap bulat dengan sikapnya tersebut meskipun Mendikbud Nadiem Makarim memaksa.

"Tetap (Muhammadiyah) mengundurkan diri (dari POP)," ujar Kasiyarno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/7).


Namun, saat ditanya apakah Muhammadiyah memberikan syarat kepada Mendikbud untuk bisa lagi terlibat lagi di POP, Kasiyarno menjawab tidak.

Kecuali katanya, jika Nadiem membuat program baru yang serupa dengan mekanisme dan prosedural yang lebih jelas.

"Kalau kita (Muhammadiyah) ingin dilibatkan diganti dengan program yang lain saja, tidak di POP," tegasnya.

"Pelatihan untuk pendidikan itu kan banyak. Pelatihan guru, kepala sekolah, siswa dan sebagainya, manajemen, karakter itu banyak sekali," demikian Kasiyarno menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya