Berita

Surat pencabutan koalisi Partai Demokrat dengan PKS/Repro

Politik

Tunjukkan Surat Resmi, Demokrat Tegaskan Tak Lagi Berkoalisi Dengan PKS Di Pilbup Bandung 2020

RABU, 29 JULI 2020 | 12:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Demokrat Kabupaten Bandung akhirnya menunjukan surat resmi pencabutan koalisi dengan Partai Keadilan Sosial (PKS) dalam menghadapi kontestasi Pilbup Bandung 2020 ini.

Surat tertanggal 20 Juli itu seperti menjawab klaim jajaran PKS Kabupaten Bandung yang hingga kini merasa masih berkoalisi dengan partai bintang mercy tersebut.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Endang SH mengatakan, surat tersebut pun telah dikirimkan kepada PKS. Namun belum mendapatkan balasan dari pengurus PKS.


“Surat itu juga menjadi dasar kepindahan Demokrat ke poros baru bersama PKB-Nasdem yang mengusung Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan,” jelas Endang, Rabu (29/7), dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Nah, mengingat pendaftaran calon ke KPU masih cukup panjang, menurut Endang, koalisi baru (Demokrat-Nasdem-PKB) dalam menyongsong Pilbup Bandung ini pun masih sangat dinamis.

“Kami masih membuka jika ada partai lain yang ingin berkoalisi dengan Demokrat. Kami masih belum tahu kapan rekom DPP muncul. Makanya kami tunggu,” katanya.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Bandung itu menegaskan kembali, pengurus di daerah akan fatsun mengikuti perintah dari pusat di bawah komando Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Pada intinya kami (DPC Demokrat) siap menindaklanjuti apapun putusan pusat, baik soal koalisi dan calon yang akan diusung,” tegas politikus yang juga seorang pengacara ini.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya