Berita

Pelantikan Pamong Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) beberapa tahun 2018/Net

Nusantara

Pesan Jokowi Ke Lulusan IPDN: Harus Jadi Penggerak Inovasi Dan Motor Reformasi Birokrasi

RABU, 29 JULI 2020 | 11:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upacara kelulusan ratusan Pamong Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 27 tahun 2020 dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo melalui video conference dari Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Di hadapan 881 orang lulusan IPDN tersebut, kepala negara menyampaikan pesan-pesanya untuk bisa dilakukan para Pamong Praja yang terdiri dari 176 orang lulusan Strata Satu (S1) Ilmu Pemerintahan, dan 705 orang lulusan Program Diploma 4 (D4) Sains Terapan Pemerintahan.

"Sebagai pamong praja muda saudara harus jadi penggerak inovasi, menjadi motor reformasi birokrasi, menjadi motor pengembangan cara-cara kerja baru, menjadi motor penggerak berpemerintahan yang baru," ujar Jokowi.


Harapan-harapan kepada ratusan Pamong Praja Muda tersebut, diutarakan Jokowi lantaran melihat persoalan pemerintahan yang terlalu banyak aturan, terlalu banyak prosedur dan tahapan-tahapannya.

"Birokrasi telah tercipta oleh aturan yang menyulitkan yang dibuatnya sendiri. Oleh karena itu saya sangat berharap kepada saudara-saudara para pamong praja muda untuk berikan nuansa yang berbeda. Ikut memacu birokrasi menempuh jalan yang smart shortcut, yang orientasinya adalah hasil yang langsung dirasakan oleh rakyat," harap Jokowi.

Maka dari itu, Jokowi meminta para pamong praja muda untuk menciptakan cara-cara dan budaya kerja baru yang lebih inovatif, lebih cepat, dan berani memangkas segala kerumutan birokrasi yang ada di pemerintahan.

"Sekarang dan ke depan bukan negara besar mengalahkan negara kecil, bukan negara kaya mengalahkan negara miskin, tapi yang cepat yang akan mengalahkan yang lambat," demikian Jokowi menekankan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya